Integrasi Asbab Al-Nuzul Dalam Formulasi Istinbat Hukum Islam (Studi Kitab Rawa’i Al-Bayan Fi Tafsiri Ahkảm Min Al-Qur’an)

Niam, M. Nailun (2019) Integrasi Asbab Al-Nuzul Dalam Formulasi Istinbat Hukum Islam (Studi Kitab Rawa’i Al-Bayan Fi Tafsiri Ahkảm Min Al-Qur’an). Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Jember.

[img] Text
M. Nailun Niam_082 142 090.pdf

Download (1MB)

Abstract

Al-Quran tidak turun dalam masyarakat yang hampa sejarah, tetapi diturunkan ditengah-tengah masyarakat yang memiliki kebudayaan yang mengakar. Sekian banyak ayat, oleh Ulama’ harus dipahami dalam konteks asbâb al-nuzûl. Ayat tentang hukum lebih banyak didahului dengan peristiwa sabab alnuzul agar lebih tampak dan terasa kebenaran al-Qur’an selaku petunjuk yang sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan manusia. Para Ulama’ terdapat perbedaan mengenai dua hal berikut yang harus dipegangi yaitu, detil peristiwa yang khusus ataukah redaksi pengungkapannya yang umum. Seiring dengan perkembangan zaman tentunya berbagai permasalahan dalam masyarakat terus berkembang. Faktor inilah yang membuat Ulama’ terus membuat karya tafsir baru agar sesuai dengan kondisi yang ada. Dalam masalah ini al-Shabuni menyusun kitab Tafsir Rawa’i al-Bayản fi Tafsiri Ayat al-Ahkam min al-Qur’an sebagai solusi permasalahan masyarakat yang terus berkembang didukung dengan memadukan gaya bahasa tafsir ahkam mutaqaddimin dan mutaakhkhirin sehingga lebih mudah dipahami. Focus penelitian yang diambil dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana metode istinbảṭ hukum Ali al-Shabuni? 2) Bagaimana posisi asbâb al-nuzûl dalam proses istinbảṭ hukum al-Shabuni? 3) Faktor-faktor apa saja yang melatar belakangi penafsiran al-Shabuni? Tujuan penelitian skripsi ini adalah: 1) Untuk memahami metode metode istinbảṭ hukum yang digunakan al-Shobuni. 2) Untuk mengetahui lebih jelas posisi asbâb al-nuzûl terhadap istinbat hukum yang digunakan al-Shabuni. 3) Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi penafsiran Ali-Shobuni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian kepustakaan (library rescarch), yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan cara melakukan penelitian kepustakaan berdasarkan pemahaman atas sumber-sumber yang terkait dengan tema penelitian ini. Untuk menganalisis data yang telah terkumpul, penulis memilih untuk menggunakan deduktif-induktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa al-Shabuni dalam Istinbâṭ hukum menggunakan metode al-Qur’an dengan al-Qur’an, al-Qur’an dengan hadis, qaul sahabat, aspek qirả’ảt, metode Istinbâṭ bayani, dan Ijtihad tarjih. Al- Shabuni lebih memilih kaidah yang ibrah bi ‘umumi lafdzi walaupun terkadang juga menggunakan kaidah ibrah bi khususi sabab dibeberapa bab. Integrasi asbâb al-nuzûl dalam formulasi Istinbâṭ hukum ialah: memastikan makna al-Qur’an, pengkhususan hukum dengan sebab, mengetahui hikmah perundang-undangan, mengungkap Maqhashid Syari’ah dari sabab al-nuzûl, dan riwayat iwayat sabab al-nuzul dijadikan sebuah sumber sabab al-nuzul makro agar menghasilkan tafsir kontekstualis. Alasan al-Shabuni menyusun kitab ini karena ingin hidup mulia bersama al-Qur’an, bantahan terhadap orang Barat, dan sebagai amal jariyah yang bermanfaat bagi kaum muslimin.

Kata kunci: Sabab al-Nuzûl, Istinbảṭ hukum, Ali al-Shabuni, Kitab Rawâ’i al-Bayản fi Tafsiri ahkảm min al-Qur’an

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ms Maulida Agustiningsih
Date Deposited: 10 Feb 2021 02:47
Last Modified: 10 Feb 2021 02:47
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/1287

Actions (login required)

View Item View Item