Pembacaan Ayat-ayat Al-Qur’an dalam Dzikir Bait Dua Belas di Pondok Pesantren Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor Panti Jember (Studi Living Qur’an)

Hotimah, Lu’luil Husnul (2021) Pembacaan Ayat-ayat Al-Qur’an dalam Dzikir Bait Dua Belas di Pondok Pesantren Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor Panti Jember (Studi Living Qur’an). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Lu’luil Husnul Hotimah_U20151054.pdf - Submitted Version

Download (5MB)

Abstract

Al-Qur’an adalah pedoman umat Islam yang merupakan sumber utama ajaran agama Islam. Masyarakat di desa Kemuningsari Lor banyak yang awam terhadap ajaran agama Islam. Hubungan antara sesama manusia dan dalam menjalankan hubungan sosial kehidupan belum mencapai kepada tatanan kesempurnaan, begitupun juga dalam menjalin hubungan kedekatan terhadap Tuhannya sehingga hal ini dalam penelitian ini dipaparkan salah satu respon masyarakat terhadap al-Qur’an, yaitu pondok pesantren Nahdlatul Arifin yang menjadikan ayat al-Qur’an sebagai bacaan dzikir dalam Kitab Bait Dua Belas setiap selesai Shalat Fardhu Sebagai Tradisi Warga Nahdlatul Arifin. Dzikir Kitab Bait Dua Belas ini didirikan oleh Syaikh K.H. Moch Noer Ra pada tahun 1878 Masehi. Rumusan masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana prosesi pembacaan ayat-ayat dzikir dalam kitab Bait Dua Belas di Pondok Pesantren Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor Panti Jember? 2) Bagaimana pemahaman tentang ayat-ayat al-Qur’an yang dijadikan dzikir oleh asatidz, pengurus dan santri dalam Kitab Bait Dua Belas di Pondok Pesantren Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor Panti Jember? 3) Bagaimana makna pembacaan ayat�ayat al-Qur’an yang dijadikan dzikir menurut pengasuh, asatidz dan santri Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor Panti Jember?. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan prosesi pembacaan pembacaan ayat-ayat dzikir dalam kitab Bait Dua Belas di Pondok Pesantren Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor Panti Jember. 2) Untuk mengungkapkan pemahaman tentang ayat-ayat al-Qur’an yang dijadikan dzikir oleh asatidz, pengurus dan santri dalam Kitab Bait Dua Belas di Pondok Pesantren Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor Panti Jember. 3) untuk mengungkapkan makna tentang ayat-ayat al-Qur’an dijadikan dzikir menurut pengasuh, asatidz dan santri Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor Panti Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat penelitian lapangan dengan jenis fenomenologi. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Adapun untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian ini adalah Pertama, pembacaan dzikir ayat-ayat al-Qur’an dalam Kitab Bait Dua Belas dilaksanakan sesudah shalat fardhu hal ini sudah menjadi kewajiban bagi seluruh santri Nahdlatul Arifin Kemuningsari Lor yang dipimpin oleh ustadz atau yang menjadi imam shalat fardhu. Kedua, menurut pemahaman asatidz dan pengurus bahwa Kitab Bait Dua belas ini di jadikan sebagai pedoman hidup, Sedangkan menurut santri adalah untuk memberikan hadiah kepada Syaikh KH. Moch Noer Ra. Ketiga makna dari pembacaan Bait Dua Belas ialah bahwa dalam menjalani kehidupan dunia ini harus seimbang antara dunia dan akhirat. Adapun makna tersirat dari pembacaan ayat-ayat dzikir dalam Kitab Bait Dua Belas ialah untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui wasilah (mengamalkan dzikir Bait Dua Belas). Manfaat di laksanakan kegiatan ini adalah dapat membangun hubungan baik dengan sesama manusia (saling berukhuwah), maupun dengan Rabbnya missal melaksanakan shalat fardlu berjamaah tepat waktu.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Depositing User: Mr abdul mangang
Date Deposited: 08 Sep 2022 09:07
Last Modified: 08 Sep 2022 09:07
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/12996

Actions (login required)

View Item View Item