KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEDIASI PERMASALAHAN PASANGAN SUAMI ISTRI DI PENGADILAN AGAMA BANYUWANGI

Wafiudin, Ahmad (2022) KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEDIASI PERMASALAHAN PASANGAN SUAMI ISTRI DI PENGADILAN AGAMA BANYUWANGI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.

[img] Text
AHMAD WAFIUDIN_D20181007.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Mediasi, Pasangan Suami istri

Angka perceraian di Banyuwangi tergolong sangat tinggi, peran pemerintah adalah menyediakan bimbingan masyarakat di setiap Pengadilan Agama untuk proses mediasi permasalahan dalam hubungan berumah tangga. Upaya memediasi permasalahan pasangan suami istri agar tidak terjadi perceraian merupakan upaya kompleks yang diambil oleh seorang Mediator khusunya di Pengadilan Agama Banyuwangi yang menggunakan komunikasi Interpersonal sebagai strategi dalam penyampaian pesan kepada pasangan suami istri.
Berdasarkan pemaparan di atas, peneliti berupaya untuk mengungkapkan secara mendalam tentang proses Komunikasi Interpersonal dalam mediasi pasangan suami istri di Pengadilan Agama Banyuwani dengan fokus penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana Komunikasi Interpersonal dalam mediasi perselisihan pasangan suami istri di Pengadilan Agama Banyuwangi? (2) Bagaimana Komunikasi Interpersonal mengatasi faktor-faktor Penghambat dalam mediasi perselisihan suami istri di Pengadilan Agama Banyuwangi? Berdasarkan fokus penelitian yang telah peneliti rumuskan, secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana Komunikasi Interpersonal yang diterapkan mediator saat mediasi ada hambatan apa saja yang ada serta solusi dalam Komunikasi Interpersonal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Kualitatif Deskriptif serta menggunakan teknik pengumpulan data: 1) Wawancara 2) Observasi dan 3) Dokumentasi. Keabsahan data pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik Triangulasi atau biasa disebut gabungan beberapa data. Peneliti menggunakan Triangulasi data Teknik.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) Komunikasi Interpersonal dalam mediasi perselisihan pasangan suami istri di Pengadilan Agama Banyuwangi. Mediator telah melakukan tugasnya pada proses mediasi sesuai dengan fungsinya ditambah berbagai strategi melalui Komunikasi Interpersonal, namun hubungan Interpersonal yang terjadi pada Mediator dengan pasangan suami istri berkembang melalui tahap kontak dan berhenti pada tahap keterlibatan sehingga sedikit kemungkinan untuk berkembang lagi menuju tahap berikutnya. 2) Komunikasi Interpersonal mengatasi faktor-faktor Penghambat dalam mediasi perselisihan suami istri di Pengadilan Agama Banyuwangi. disini hambatan yang dimaksud adalah hambatan budaya, kerangka berfikir, status, teknis, psikologis, sematik, dan hambatan sarana. Sehingga pesan yang disampaikan oleh Komunikator mengalami hambatan karena adanya ketidak efektifan dalam berkomunikasi dan juga memahami pesan atau makna yang disampaikan Mediator Pengadilan Agama Banyuwangi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200101 Communication Studies
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200105 Organisational, Interpersonal and Intercultural Communication
Depositing User: Ahmad Wafiudin Ahmad Wafiudin
Date Deposited: 12 Oct 2022 01:17
Last Modified: 12 Oct 2022 01:17
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/13505

Actions (login required)

View Item View Item