Implementasi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 131 Tentang Hak-Hak Pejalan Kaki di Kota Jember Dalam perspektif Siyasah Dusturiyah.

SHOMAD, ABDUH (2019) Implementasi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 131 Tentang Hak-Hak Pejalan Kaki di Kota Jember Dalam perspektif Siyasah Dusturiyah. Undergraduate thesis, IAIN Jember.

[img] Text
ABDUH SHOMAD_S20153024.pdf - Submitted Version

Download (3MB)

Abstract

UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 131 dibuat bukan untuk merepotkan masyarakat, tetapi upaya melindungi masyarakat untuk menjamin dan melindungi hak warga negara selama berada di jalan. UU LLAJ mengangkut hajat hidup orang banyak, keselamatan warga negara dan hal yang lain yang memang harus dilindungi dan dijamin untuk kepentingan bersama. Pasal di dalam UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009 yaitu Pasal 131 ayat (1) berbunyi “Pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain.” Ini artinya, para pejalan kaki memilki hak atau berhak memiliki fasilitas trotoar demi kenyamanan dan keamanan pejalan. Fokus masalah yang diteliti dalam skripsi adalah 1) Bagaimana implementasi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 131 terhadap hak-hak pejalan kaki di Kota Jember? 2) Apa faktor penghambat atau kendala yang ada di dalam implementasi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 131 terhadap hak-hak pejalan kaki di Kota Jember? 3) Bagaimana tinjauan siyasah dusturiyah terhadap implementasi pasal 131 Undang- Undang LLAJ Nomor 22 tahun 2009 terhadap hak-hak pejalan kaki di Kota Jember. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan dan menjelaskan secara sistematik, mengenai implementasi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 131 terhadap hak-hak pejalan kaki di Kota Jember. Pendekaatan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data adalah menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini memperoleh kesimpulkan bahwa Implementasi Undang- Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 131 Tentang Hak-Hak Pejalan Kaki di Kota Jember khusunya di Jalan Jawa hampir sepenuhnya terlaksana. Karena masih banyak kendala atau faktor yang menyebabkan para pejalan kaki terambil haknya, seperti kurangnya kesadaran masyarakat untuk mentaati peraturan ini dan penegak hukum yang kurang tegas sehingga enggan dengan hukum dan keterbatasan ruang yang cukup walaupun dari dinas sudah mengupayakan dengan merekayasa jalan. ditinjau dari pandangan Fikih Siyasah melalui siyasah dusturiyah adalah bahwa UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 131 sudah sesuai dari tujuan dibuatnya peraturan, yaitu untuk menciptakan kemaslahatan bersama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara
Depositing User: Mr abdul mangang
Date Deposited: 25 Oct 2022 02:38
Last Modified: 25 Oct 2022 02:38
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/13951

Actions (login required)

View Item View Item