Analisis Perbandingan Pembaharuan Hukum Islam Dalam KHI dan CLD-KHI Tentang Konsep Mahar

DAILAMI, AHMAD (2019) Analisis Perbandingan Pembaharuan Hukum Islam Dalam KHI dan CLD-KHI Tentang Konsep Mahar. Undergraduate thesis, IAIN Jember.

[img] Text
AHMAD DAILAMI_083 141 041.pdf - Submitted Version

Download (7MB)

Abstract

Mahar adalah suatu pemberian yang diwajibkan bagi calon suami kepada calon istrinya, baik dalam bentuk benda maupun jasa. Oleh karena itu, tidak sah sebuah pernikahan tanpa adanya mahar. Mahar juga di atur dalam perundangundangan di Indonesia dimana di atur dalam kompilasi hukum islam (KHI). Dalam perjalanannya, pembaharuan hukum islam mengalami geliat untuk terus merekonstruksi hukum keluarga Islam di Indonesia khususnya dalam konten KHI, sehingga muncul-lah rumusan hukum Islam sebagai produk antitesa dan naskah tandingan KHI yang disebut Counter Legal Draft Kompilasi Hukum Islam (CLDKHI) yang dirumuskan oleh Pokja PUG Depag RI. Al-hasil naskah baru hukum keluarga Islam tawaran tim CLD-KHI menuai kritik, apresiasi dan kontroversi publik saat itu. Fokus masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana konsep mahar menurut KHI? 2) Bagaimana konsep mahar menurut CLD-KHI? 3) Bagaimana Perbandingan Konsep Mahar Dalam KHI dan CLD-KHI?. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana konsep mahar menurut hukum Islam, Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Counter Legal Draft Kompilasi Hukum Islam dan mengetahui Perbandingan Konsep Mahar Dalam KHI dan CLD-KHI. Peneliti menggunakan jenis penelitian kepustakan atau studi pustaka (library research) dengan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan konseptual (conseptual approach), pendekatan Undang-Undang (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach) serta jenis penelitiannya adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini memperoleh kesimpulan yaitu : Pertama, konsep mahar dalam KHI adalah bahwa calon suami wajib memberikan mahar kepada calon isterinya, baik dalam bentuk benda maupun jasa. Kedua, konsep mahar dalam CLD-KHI harus memberikan mahar kepada calon pasangannya, baik dari calon suami atau calon isteri sesuai dengan kebiasaan (budaya) setempat. Ketiga, konsep mahar dalam kedua produk pembaharuan hukum keluarga Islam di Indonesia yakni KHI dan CLD-KHI ini bertentangan, yang mana KHI hanya mewajibkan kepada calon suami untuk memberikan mahar kepada calon isterinya, sedangkan CLD-KHI mengharuskan kepada masing-masing calon suami dan calon isteri untuk sama-sama memberikan mahar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal As-Syakhsyiyyah
Depositing User: Mr abdul mangang
Date Deposited: 26 Oct 2022 04:18
Last Modified: 26 Oct 2022 04:18
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/14053

Actions (login required)

View Item View Item