Perlindungan Konsumen Dalam Jual-Beli Kosmetik Berbahaya di Daerah Jember Prespektif Undang- Uundang Nomor 8 Tahun 1999 dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah

SHOLIHA, IMRO ATUS (2019) Perlindungan Konsumen Dalam Jual-Beli Kosmetik Berbahaya di Daerah Jember Prespektif Undang- Uundang Nomor 8 Tahun 1999 dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Undergraduate thesis, IAIN Jember.

[img] Text
IMRO ATUS SHOLIHA_083 142 039.pdf - Submitted Version

Download (17MB)

Abstract

Kosmetik sudah menjadi kebutuhan pokok bagi kaum wanita. Terlebih peredaranyang begitu mudah kosmetik berbahan berbahaya akhir-akhir ini semakin banyak beredar di daerah Jember baik dengan penjualan secara on-line maupun rumahan, sehingga tak asing di jumpai kosmetik-kosmetik berbahan berbahaya yang tidak memiliki ijin edar di perjual-belikan di kalangan masyarakat khusunya wanita di daerah Kota Jember. Dalam peredarannya jual-beli kosmetik berbahaya ini sangatlah mudah untuk di perjual belikan khususnya di daerah kabupaten Jember, , posisi konsumen disini yang seharusnya terlindungi akan tetapi menjadi korban secara tidak langsung dan konsumen sendiri yang menghampiri produk yang seharusnya di hindari tersebut terlebih konsumen yang menggunakan lebih banyak cenderung dari kalangan menengah ke bawah. Fokus Masalah dari penelitian ini adalah 1). Bagaimana praktek jual-beli kosmetik berbahaya di Kabupaten Jember? 2).Bagaimana Perlindungan konsumen dalam jual-beli kosmetik berbahaya dalam prespektif udang-undang no 8 tahun 1999 ? 3).Bagaimana kompilasi hukum ekonomi syariah dalam memandang jualbeli kosmetik berbahaya di daerah Jember ? Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1). Praktek jual-beli kosmetik berbahaya di Kabupaten Jember. 2). Untuk mengetahui bagaimana perlindungan konsumen terhadap peredaran kosmetik berbahaya dalam prespektif Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. 3). Untuk mengetahui bagaimana pandangan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah dalam memandang perdedaran kosmetik bebahaya di daerah jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiankualitatif deskriptif. Dengan subjek penelitian menggunakan purpose sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik. Dari hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penerapan perlindungan konsumen baik dalam undang-undang No 8 Tahun 1999 dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah tidak sepenuhnya diterapkan di Kabupaten Jember . hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya hak-hak konsumen yang dilanggar dan tidak dipenuhi oleh pelaku usaha yang disebabkan karena masih banyaknya konsumen yang tidak mengetahui bahwa konsumen dilindungi baik dari UUPK dan KHES. Dari hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa undang-undang No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan KHES belum sepenuhnya melindungi dan memberikan hak-hak yang seharusnya konsumen dapatkan. Hal ini terlihat dari hasil penelitian jika posisi konsumen pengguna kosmetik berahaya di daerah jember yang masih di sepelekan hakhaknya dan tidak sedikit hak-hak tersebut yang di langgar oleh pelaku usaha yang di sebabkan oleh ketidaktahuan konsumen jika posisi konsumen disini dilindungi oleh UUPK dan KHES.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam
Depositing User: Mr abdul mangang
Date Deposited: 27 Oct 2022 07:15
Last Modified: 27 Oct 2022 07:15
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/14149

Actions (login required)

View Item View Item