Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMP Plus Darus Sholah Jember Tahun Pelajaran 2020/2021.

RIZQI, HAMIDATUR (2020) Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMP Plus Darus Sholah Jember Tahun Pelajaran 2020/2021. Masters thesis, IAIN Jember.

[img] Text
HAMIDATUR RIZQI_0849314037.pdf - Submitted Version

Download (15MB)

Abstract

Pendidikan mengantarkan kita menjadi manusia yang berilmu dan berakhlak. Oleh karena itu, tujuan pendidikan adalah siswa mampu membentuk siswa agar memiliki kemampuan pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Namun, pendidikan di Indonesia masih cenderung mementingkan ranah kognitif saja, sedangkan pada ranah afektif dan psikomotorik masih kurang. Maka perlu adanya inovasi dari guru dalam mengatasi hal tersebut dengan cara menerapkan model problem based learning (PBL) untuk meningkatkan proses dan hasil belajar. Penelitian ini di fokuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana perencanaan model problem based learning belajar siswa di SMP Plus Darus Sholah Jember? (2) Bagaimana pelakasanaan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP Plus Darus Sholah Jember? (3) Bagaimana evaluasi pembelajaran model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP Plus Darus Sholah Jember? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian dilakukan secara purposive. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur dan dokumen analisis. Adapun analisis data yang digunakan adalah model Miles, Huberman dan Saldana. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Dalam perencanaan model PBL untuk meningkatkan hasil belajar siswa, guru menerapkan model PBL sejak tahun pelajaran 2019/2020 yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hal yang direncanakan oleh guru adalah membuat permasalahan yang berkenaan dengan kehidupan sehari-hari dan penyesuaian materi bersifat faktual. (2) Pada pelaksanaan terdapat tiga tahap. Pertama yaitu mengorganisasi siswa untuk belajar, guru membentuk kelompok dengan skala kecil supaya siswa dapat berperan aktif saat diskusi. Kedua yaitu membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, guru membimbing kelompok untuk mencari informasi melalui beberapa sumber supaya siswa dapat meningkatkan kekreatifannya untuk menggabungkan informasi yang telah di miliki. Ketiga yaitu mengembangkan dan menyajikan hasil karya, siswa mempresentasikan hasil didiskusinya dan guru dapat meningkatkan kekreatifan dengan cara mempersilahkan siswa untuk bertanya, menyanggah dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain. (3) Pada evaluasi terdapat tahap menganlisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Guru meluruskan jawaban dari peserta didik pada akhir pembelajaran, tujuannya supaya rasa ingin tau siswa semakin meningkat.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr abdul mangang
Date Deposited: 09 Nov 2022 06:08
Last Modified: 09 Nov 2022 06:08
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/14828

Actions (login required)

View Item View Item