Analisis Kemampuan Geometris Siswa Kelas VII Pada Materi Segiempat Ditinjau Dari Tingkat Berpikir Van Hiele Di SMPIT Ibnu Sina Wuluhan Jember

Pratama, Siti Rika Rizqi (2022) Analisis Kemampuan Geometris Siswa Kelas VII Pada Materi Segiempat Ditinjau Dari Tingkat Berpikir Van Hiele Di SMPIT Ibnu Sina Wuluhan Jember. Undergraduate thesis, UIN KH. Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
SITI RIKA RIZQI PRATAMA_T20187064.pdf

Download (13MB)

Abstract

Siti Rika Rizqi Pratama, 2022: Analisis Kemampuan Geometris Siswa Kelas VII Pada Materi Segiempat Ditinjau Dari Tingkat Berpikir Van Hiele Di SMPIT Ibnu Sina Wuluhan.
Kata Kunci : Kemampuan Geometris; Segiempat; Teori Van Hiele.
Kemampuan geometris adalah kemampuan siswa dalam mengubah informasi geometris, membentuk konsep, memecahkan masalah, menalar, menarik kesimpulan dan menggabungkan ide-ide geometris dalam ingatan. Teori Van Hiele merupakan teori yang tepat untuk mengidentifikasi kemampuan siswa dalam materi geometri. Van Hiele memaparkan bahwa analisis geometri dapat dilihat pada tingkatan-tingkatan berikut: 1) tingkatan 0 (visualisasi); 2) tingkatan 1 (analisis); 3) tingkatan 2 (deduksi informal); 4) tingkat 3 (deduksi formal); dan 5) tingkat 4 (Rigor).
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan geometris siswa pada materi segiempat yang ditinjau dari teori Van Hiele. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMPIT Ibnu Sina Wuluhan. Subjek dari penelitian ini adalah 6 siswa yang diambil dari 15 siswa kelas VII dengan kategori pengelompokkan kemampuan geometris yang berbeda-beda serta dari pertimbangan guru matematika sekolah tersebut. Keenam siswa yang terpilih berada pada tingkatan yang bereda-beda, yaitu 2 siswa pada tingkat 0 (Visualisasi), 2 siswa pada tingkat 1 (Analisis) dan 2 siswa pada tingkat 2 (Deduksi Informal). Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan tes tulis, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan model Miles dan Huberman serta menggunakan triangulasi waktu.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa pada level 0 (Visualisasi) yaitu, Subjek S1 mengenal bentuk dari bangun, tanpa mengetahui nama dari bangun tersebut. Subjek S2 mengenal bangun datar segiempat beserta nama bangun. Siswa yang berada pada level 1 (Analisis) yaitu S3 dan S4 dapat mengenal jenis bangun datar segiempat, bisa melabeli bangun, mengenal sifat-sifat bangun, serta mengetahui persamaan dan perbedaan bangun, namun belum bisa menyelesaikan perhitungan geometri. Serta siswa yang berada pada level 2 (Deduksi Informal) yaitu S5 dan S6, keduanya bisa mengenal bangun datar segiempat dan selain bangun datar segiempat, mengetahui nama-nama bangun, menyebutkan nama dari bangun hanya melihat sifat-sifat bangun, mengetahui hubungan kedua bangun serta menyebutkan persamaan dan perbedaan kedua bangun. Namun kedua subjek belum mampu menerapkan rumus dalam menyelesikan perhitungan geometri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 01 MATHEMATICAL SCIENCES > 0199 Other Mathematical Sciences > 019999 Mathematical Sciences not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: SITI RIKA RIZQI PRATAMA
Date Deposited: 12 Jan 2023 07:45
Last Modified: 12 Jan 2023 07:45
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/16969

Actions (login required)

View Item View Item