KONSELING BEHAVIORAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK TUNAGRAHITA (STUDI KASUS SLB NEGERI JEMBER)

Faiq, Achmad Sodikul (2023) KONSELING BEHAVIORAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK TUNAGRAHITA (STUDI KASUS SLB NEGERI JEMBER). Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Achmad Sodikul Faiq_D20183087.pdf

Download (3MB)

Abstract

Achmad Sodikul Faiq, 2022: konseling behavioral dalam meningkatkan minat belajar anak tunagrahita (studi kasus SLB Negeri Jember).

Tunagrahita adalah mereka yang memiliki permasalahan atau keterbatasan dalam kemampuan sehingga mereka kurang mampu untuk mempertimbangkan sesuatu yang telah diperbuat, membedakan antara mana yang baik dan mana yang buruk, membedakan antara yang benar dan yang salah, semua dikarenakan kemampuannya yang terbatas. Konseling behavioral adalah sebuah metode konseling yang memberikan sebuah pandangan ilmiah mengenai tingkah laku manusia. Konseling behavioral adalah pendekatan yang tepat untuk perubahan perilaku, dengan metode ini mampu menurunkan atau menghilangkan perilaku yang menyimpang dan juga mampu untuk memperkuat perilaku yang baik. SLB adalah sekolah luar biasa dimana sekolah tersebut merupakan tempat anak dengan kebutuhan khusus untuk belajar, SLB berbeda dengan sekolah anak pada umumnya. Sekolah ini memberikan fasilitas untuk anak dengan berbagai kebutuhan khusus dengan taraf keterbatasan yang mereka alami. Fokus masalah yang diteliti dalam penulisan skripsi ini adalah: 1). Bagaimana proses konseling behavioral dalam meningkatkan minat belajar anak tunagrahita di SLB Negeri Jember. 2). Apa saja faktor pendukung dan penghambat konseling behavioral dalam meningkatkan minat belajar anak tunagrahita di SLB Negeri Jember. 3). Bagaimana minat belajar anak tunagrahita di SLB Negeri Jember.
Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses konseling behavioral dalam meningkatkan minat belajar anak tunagrahita di SLB Negeri Jember. 2). Untuk mengetahui faktor apa saja yang mendorong dan menghambat proses konseling behavioral dalam meningkatkan minat belajar anak tunagrahita di SLB Negeri Jember. 3). Untuk mengetahui minat belajar anak tuna grahita di SLB Negeri Jember. Peneltian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data reduction, data display dan data verivication and conclusion drawing yang sifatnya deskriptif yang menganalisa mengenai proses konseling behavioral dalam meningkatkan minat belajar. Penelitian ini mendapatkan sebuah kesimpulan: 1). Konseling behavioral dalam meningkatkan minat belajar anak tunagrahita di SLB Negeri Jember melaksanakan 5 tahapan antara lain: Tahap asessmen, tahap goal setting, tahap implementation technique, tahap evaluation termination, dan mengakhiri konseling dengan tahapan feedback. Sesuatu yang diharapkan setelah proses konseling tersebut adalah anak tunagrahita mampu meningkatkan minat belajarnya.

Kata kunci: behavioral, minat belajar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130305 Educational Counselling
13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130312 Special Education and Disability
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Achmad Sodikul Faiq
Date Deposited: 14 Jan 2023 05:07
Last Modified: 14 Jan 2023 05:07
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/17595

Actions (login required)

View Item View Item