PANDANGAN KOMPILASI HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM KEWARISAN ADAT SUKU KOMERING (Studi Di Desa Kurungan Nyawa I Kecamatan Buay Madang Kabupaten Oku Timur Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015)

Alfian, Taufik (2015) PANDANGAN KOMPILASI HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM KEWARISAN ADAT SUKU KOMERING (Studi Di Desa Kurungan Nyawa I Kecamatan Buay Madang Kabupaten Oku Timur Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Taufik Alfian_083 111 012.pdf

Download (3MB)

Abstract

Setiap manusia pasti akan mengalami kematian, dimana kematian itu juga akan menimbulkan dampak bagi orang-orang yang ditinggalkannya. Salah satu dampak tersebut adalah harta peninggalan Pewaris. Harta waris yang ditinggalkan pewaris secara mutlak akan diberikan kepada ahli warisnya setelah kewajiban anggota keluarga terhadap pewaris yang meninggal dunia telah dicukupi. Sistem pembagian waris dalam Islam sudah diatur dalam Al-Qur’an mengenai bagian-bagian setiap ahli waris, yang tertuang dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 11 dan 12. Pembagian waris dikalangan masyarakat terkadang berbeda dengan apa yang di syrari’atkan Agama yakni pembagaian yang didasarkan pada kebiasan atau adat istiadat yang masih dipertahankan. Salah satu pembagaian waris yang mengunakan adat adalah masyarakat suku Komering dengan menitik beratkan bahwa anak laki-laki sebagai penguasa harta peninggalan dari pewaris. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana praktik pembagian waris adat suku Komering di Desa Kurungan Nyawa I Kecamatan Buay Madang Kabupaten Oku Timur Provindi Sumatera Selatan dan Bagaimana pandangan Kompilasi Hukum Islam terhadap sistem kewarisan adat Suku Komering Desa Kurungan Nyawa I Kecamatan Buay Madang Kabupaten Oku Timur Provindi Sumatera Selatan?. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Praktik pembagian waris adat komering Desa Kurungan Nyawa I Kecamatan Buay Madang Kabupaten Oku Timur Provinsi Sumatera Selatan dan untuk mengetahui hukum yang tentang pembagian harta waris pada masyarakat adat komering Desa Kurungan Nyawa I Kecamatan Buay Madang Kabupaten Oku Timur Provindi Sumatera Selatan. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah metode interview, dan dokumenter. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif naturalistik (deskriptif), artinya penelitian yang menghasilkan data dekskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang diwawancarai. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa Praktik pembagian waris adat Suku Komering terletak dari hasil rembuk (musyawarah) anak laki-laki tertua dengan orang tua yang masih hidup untuk menentukan jumlah harta digilib.iain-jember.ac.id—digilib.iain-jember.ac.id—digilib.iain-jember.ac.id—digilib.iain-jember.ac.id—digilib.iain-jember.ac.id—digilib.iain-jember.ac.id ix waris yang didapatan masing-masing ahli waris. Kedudukan anak laki-laki yang kuasa terhadap harta waris pewaris adalah bila harta tersebut belum dibagikan kepada semua ahli waris, jika sudah dibagikan maka sudah menjadi tanggung jawab masing-masing ahli waris. Anak laki-laki tertua mempunyai tangung jawab lebih besar karena peranya menggantikan orang tuanya yang sudah meninggal dan mempunyai tangung jawab terhadap keluarga besarnya. Hukum dari waris adat suku Komering jika di pandang menurut hukum Kompilasi Hukum Islam adalah Boleh jika ahli waris sudah memahami dan menyadari bagian masing-masing harta peninggalan yang didapatkan serta menerima secara ikhlas dan ridho atas bagian yang didapatkan. Dengan landasan dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 183 ”Para Ahli waris dapat bersepakat beradamai dalam pembagian harta warisan, setalah mengetahi bagian masing-masing menyadari bagianya”.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180199 Law not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal As-Syakhsyiyyah
Depositing User: Ms Diva Magang
Date Deposited: 06 Feb 2023 07:54
Last Modified: 06 Feb 2023 07:54
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/18479

Actions (login required)

View Item View Item