Tafsir Surat al-Dluha> (Studi Komparasi Penafsiran Bint Syati’ dengan Quraish Shihab)

Wahidah, Nur (2018) Tafsir Surat al-Dluha> (Studi Komparasi Penafsiran Bint Syati’ dengan Quraish Shihab). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Nur Wahidah_082 142 030.pdf

Download (2MB)

Abstract

Peneltian ini membahas Tafsir Suratadh-Dhuha> oleh Bint asy-Syati’ dengan Quraish Shihab. Penulis akan berupaya membandingkan penafsiran suratal-Dluha> oleh kedua mufassir dari beberapa sisi, yaitu Epistemologi penafsiran, Metode Penafsiran dan penafsiran suratadh-Dhuha> yang nantinya juga akan dilihat dari berbagai sisi, baik kelebihan dan kekurangan ataupun lain-lain yang dapat dibandingkan dari kedua mufassir. Secara umum, penelitian ini hendak mengkomparasi penafsiran surat alDluha>menurut Bint asy-Syati’ dan Quraish Shihab. Adapun rumusan masalah yang akan diteliti oleh penulis, anatara lain: (1) Bagaimaan Sejarah dan Konteks sosial Bint asy-Syati’ dan Quraish Shihab? (2) Apa metode yang digunakan Bint asy-Syati’ dan Quraish Shihab dalam menafsirkan Surat al-Dluha>? (3) Bagaimana persamaan dan perbedaan penafsiran surat al-Dluha>menurut Bint asy-Syati’ dan Quraish Shihab? Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif analisis yang bertujuan untuk mendeskripsikan, mencatat, menganalisis, dan menginterpretasikan. Jenis penelitian adalah kepustakaan (library research). Selain itu peneliti juga menggunakan metode studi komparatif yaitu membandingkan sesuatu yang memiliki fitur yang sama. Dalam hal ini, peneliti menggunkan integrated comparative method, yaitu cara membandingkan yang lebih bersifat menyatu dan teranyam. Teknis ini menurut penulis akan mengesankan riset yang benar-benar membandingkan, bukan hanya menyandingkan. Dalam hal ini penulis akan berusaha mencari kesamaan dan perbedaan penafsiran surat ad-Dhuha menurut Bint asy-Syati’ dengan Quraish Shihab. Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa perbedaan metodologi yang digunakan kedua mufassir disebabkan oleh sejarah keilmuan dan konteks sosial mufassir tersebut. Bint Syati’ dengan metode yang digagas oleh suaminya, Amin al-Khuli yaitu (1) metode tematik, dengan mengumpulkan beberapa surat mengenai topik yang ingin dipelajari (2) Untuk memahami gagasan tertentu yang terkandung di dalam Al Qur’an, menurut konteksnya ayat-ayat di sekitar gagasan itu harus disusun menurut tatanan kronologis pewahyuannya (3) mencari arti linguistik aslinya yang memiliki rasa kearaban kata tersebut dalam berbagai penggunaan material (4) mempelajari naskah yang ada dalam susunan Al Qur’an untuk mengetahui kemungkinan maksudnya, baik bentuk lahir maupun semangat teks itu harus diperhatikan. Sedangkan Quraish Shihab merupakan salah satu mufassir nusantara yang ketika menulis tafsirnya (al-Misbah) menggunakan metode tahlili Dari perbedaan metodologi tersebut ditemukan beberapa persamaan dan perbedaan penafsiran surat al-Dluha>. Quraish Shihab mengemas tafsirnya dalam bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh pembacanya. Bint asySyati’ dengan pendalaman bahasa dan sastra pada tafsirnya hendak membawaAl Qur’an keluar dari kungkungan ekslusif tafsir tradisional dengan menempatkannyasebagai bagian dari kajian kebahasaan dan kesusastraan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ms Diva Magang
Date Deposited: 16 Feb 2023 07:19
Last Modified: 16 Feb 2023 07:19
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/18844

Actions (login required)

View Item View Item