Pembacaan Surat Pilihan Dalam Tradisi Slametan Buyut Cili (Studi Living Qur’an Masyarakat Desa Kemiren, Glagah- Banyuwangi)

Fitriyah, Siti Sa'adatul (2019) Pembacaan Surat Pilihan Dalam Tradisi Slametan Buyut Cili (Studi Living Qur’an Masyarakat Desa Kemiren, Glagah- Banyuwangi). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Siti Sa’adatul Fitriyah_U20151079.pdf

Download (1MB)

Abstract

Islam yang datang ke Indonesia mempengaruhi dan dipengaruhi oleh budaya dan tradisi lokal. Bentuk dari akulturasi buadaya tersebut adalah munculnya budaya baru yang tidak murni Islam dan tidak murni budaya lokal (memadukan ajaran Islam dan budaya lokal). Terlepas dari pro-kontra tentang budaya perpaduan tersebut, model-model budaya campuran banyak berkembang dalam masyarakat Indonesia, terutama di wilayah Jawa. Salah satu tradisi tersebut adalah tradisi Slametan, yang dilaksanakan bertujuan agar apa-apa yang menjadi harapan bisa berlangsung dengan selamat. Semasa kehidupan manusia, diadakan slametan dari masa berwujud janin hingga ajal menjemput. Berangkat dari latar belakang di atas, peneliti tertarik untuk meneliti tradisi slametan Buyut Cili di Banyuwangi. Adapun rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah; pertama, bagaimana prosesi ritual slametan Buyut yang juga menyertakan membaca surat-surat al-Qur’an. Kedua, bagaimana kontruksi pemahaman keberagamaan yang melatar belakangi praktik ritual slametan Buyut. Ketiga, apa implikasinya bagi pemahaman keagamaan masyarakat desa Kemiren. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian kualitatif dengan jenis penelitin lapangan (field research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologis. Metodologi penelitian yang digunakan adalah model living Qur’an, dengan tujuan menunjukkan adanya kehidupan al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Kemiren. Bahan-bahan yang digunakan tersebut, bertujuan untuk mendapatkan data secara murni dan terpercaya. Dalam penelitian ini dapat ditarik suatu kesimpulan; pertama, masyarakat desa Kemiren memiliki keparcayaan bahwa jika menyatakan suatu permintaan dan harapan di tempat Buyut, pasti akan mendapatkan suatu kenyataan sesuai harapan. Bahkan, apabila memiliki suatu hajatan, kemudian tidak melaksanakan slametan Buyut, akan datang malapetaka apapun kepada sang penyelenggara. Slametan dilaksanakan dengan memegang erat bacaan surat al-Fatihah dan surat al-Ikhlas. Kedua, segala yang dipercaya atas dasar etika terhadap orang tua masa lalu yang telah mengajarkan segala ajarannya, dan tidak boleh ditinggalkan. Bahkan masyarakat mengatakan bahwa ritual dijadikan sebagai wasilah masayarakat untuk berdoa lebih dekat lagi kepada Allah swt. Ketiga, masyarakat memiliki dua tanggapan terhadap tradisi slametan Buyut Cili. Ada yang mendukung, pun ada yang menyalahkan tradisi tersebut. Kata kunci: Tradisi, Living Qur’an, Buyut Cili.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ms Diva Magang
Date Deposited: 17 Mar 2023 01:23
Last Modified: 17 Mar 2023 01:23
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/20342

Actions (login required)

View Item View Item