Penerapan Kaidah Ushuliyah Dan Kaidah Fiqhiyah Dalam Penetapan Hakim Tentang Itsbat Nikah Nomor 0217/Pdt.P/2016/Pa.Jr Di Pengadilan Agama Jember

Yatok, Mr. (2016) Penerapan Kaidah Ushuliyah Dan Kaidah Fiqhiyah Dalam Penetapan Hakim Tentang Itsbat Nikah Nomor 0217/Pdt.P/2016/Pa.Jr Di Pengadilan Agama Jember. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Mr. Yatok_083 121 016.pdf

Download (4MB)

Abstract

Dalam Islam perkawinan sah jika memenuhi rukun dan syarat yang telah ditentukan dalam madzhab yang dianut. Tetapi di Indonesia, ada undang-undang yang mengatur masalah perkawinan, yaitu Undang-undang No. 1 Tahun 1974 bahwa perkawinan harus dicatatkan agar dianggap sah oleh negara. Apabila ada perkawinanan terjadi sebelum berlakunya Undang-undang tersebut maka dapat mengajukan isbat nikah. Istbat nikah adalah sebuah proses penetapan pernikahan pasangan suami istri di Pengadilan Agama. Dalam penetapan isbat nikah hakim dalam penetapannya mempunyai Dasar Hukum yaitu UU No. 1 Tahun 1974 dan KHI. Selain hal tersebut hakim juga mempunyai pertimbangan-pertimbangan hukum yaitu Penggunaan kaidah ushuliyah dan kaidah fiqhiyah hal tersebut merupakan yang pokok karena kedua kaidah, merupakan alat yang harus digunakan dalam posisinya sebagai pemutus perkara. hakim diperlukan pandangannya dalam melihat suatu kasus dan latar belakangnya, serta memiliki kemampuan untuk membedakan mana pernyataan yang benar dan yang bohong, mana yang hak dan yang batil. Pertimbangan-pertimbangan diatas diperlukan guna terselenggaranya putusan yang obyektif, dan berorientasi kepada tegaknya supermasi hukum, sehingga akan melahirkan kepastian hukum dalam peradilan. Fokus masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah : 1) Bagaimana pandangan para Hakim tentang Kaidah Ushuliyah dan Kaidah Fiqhiyah dalam penyusunan dan penetapan perkara Isbat Nikah di Pengadilan Agama Jember? 2) Bagaimana penerapkan Kaidah Ushuliyah dan Kaidah Fiqhiyah dalam penetapan perkara Nomor 0217/Pdt.P/2016/PA.Jr di Pengadilan Agama Jember? Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan kaidah ushuliyah dan kaidah fiqhiyah dalam penetapan Nomor 0217/Pdt.P/2016/PA.Jr. Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitik. Dalam teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan 3 langkah yaitu : 1) Reduksi data 2) Penyajian data 3) Penarikan Kesimpulan. Untuk memeriksa keabsahan data peneliti penggunakan triangulasi sumber. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) pandangan para hakim tentang penerapan kedua kaidah yaitu hakim menganggap penting, karena agar keputusan dalam isbat nikah lebih efektif dan relefan. dan penggunaan kedua kaidah ini digunakan dalam konteks untuk menguatkan putusan hakim 2) adapun penerapan kedua kaidah tidak dicantumkan, hanya digunakan sebagai bentuk penyusunan landasan dan argumentasi dalam pelaksanaan isbat nikah tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 05 ENVIRONMENTAL SCIENCES > 0501 Ecological Applications > 050199 Ecological Applications not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal As-Syakhsyiyyah
Depositing User: Ms Diva Magang
Date Deposited: 17 Mar 2023 08:57
Last Modified: 17 Mar 2023 08:57
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/20618

Actions (login required)

View Item View Item