Analisis Harga Pokok Penjualan Gabah dengan Sistem Tebasan Di Desa Grujugan Kidul Bondowoso.

Bahrullah, Mr. (2018) Analisis Harga Pokok Penjualan Gabah dengan Sistem Tebasan Di Desa Grujugan Kidul Bondowoso. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Mr. BAHRULLAH_083134067.pdf

Download (23MB)

Abstract

Sistem tebasan gabah menjadi salah satu opsi (pilihan) yang dilakukan oleh sebagian besar petani di desa Grujugan Kidul Bondowoso untuk menjual gabahnya. Sistem tebasan ini, yaitu petani akan menjual gabah kepada para penebas sebelum masa panen tiba. Terkait hal tersebut tentu mengenai penentuan harga pokok penjualannya mempunyai perbedaan dengan harga pokok gabah setelah panen, karena harga akan disesuaikan dengan kemungkinan adanya biaya produksi yang akan muncul sampai masa panen tiba. Berangkat dari latar belakang tersebut peneliti melakukan penelitian dengan judul “Analisis harga pokok penjualan gabah dengan sistem tebasan di desa Grujugan Kidul Bondowoso”. Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana produksi gabah di Desa Grujugan Kidul Bondowoso?. 2) Bagaimana penentuan harga pokok penjualan gabah dengan sistem tebasan di Desa Grujugan Kidul Bondowoso?. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui dan mendeskripsikan Bagaimana produksi gabah di Desa Grujugan Kidul Bondowoso. 2) Memahami dan mendiskripsikan penentuan harga pokok penjualan gabah dengan sistem tebasan di Desa Grujugan Kidul Bondowoso. Penelitian ini merupakan penelitian field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan. Validitasi data menggunakan Triangulasi Sumber. Hasil penelitian ini adalah; 1) Produksi Gabah di Desa Grujugan Kidul Bondowoso sesuai dengan teori keilmuannya, yaitu petani memproduksi gabah dengan luas sawah 1 Hektar selama 3 bulan mengahasilkan sebanyak 7-8 ton pada musim kemarau dan 4 ton pada musim hujan dengan rincian proses produksi mulai dari pencakulan, bajak sawah, mengaru, penanaman dan pemeliharaan bibit Gabah 64 sebanyak 100 Kg, pupuk Urea dan ZA 100 Kg diberikan 2 kali pada 3-4 dan 6-8 minggu setelah tanam, racun hama buldog sebanyak 4 botol, dan 20 buruh tani dengan kriteria dan waktu kerja disesuaikan. 2) Penentuan Harga Pokok Penjualan Gabah dengan Sistem Tebasan di Desa Grujugan Kidul Bondowoso adalah dengan menggunakan metode full costing dengan cara menghitung semua biaya-biaya produksi gabah oleh petani ditambah dengan margin yang disesuaikan dengan harga yang ditawarkan oleh pabrik melalui penebas dengan harga yang dipengaruhi oleh kondisi pasar dan pertanian itu sendiri melalui jenis penjualan Missionary Selling yang menjual gabahnya kepada para penebas tetap. Kata Kunci: HPP Gabah dengan Sistem Tebasan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1508 Other1503 Commerce, Management, Tourism and Services > 159999 Commerce, Management, Tourism and Services not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Ms Diva Magang
Date Deposited: 28 Mar 2023 08:09
Last Modified: 28 Mar 2023 08:09
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/21116

Actions (login required)

View Item View Item