Konsep Adil Poligami Dalam Satu Atap Menurut Pandangan KH. M. Thoifur Al-Bustomi Pengasuh Pondok Pesantern Al-Falah Kalimalang-Puger

Roiffatul J, Siti (2018) Konsep Adil Poligami Dalam Satu Atap Menurut Pandangan KH. M. Thoifur Al-Bustomi Pengasuh Pondok Pesantern Al-Falah Kalimalang-Puger. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Siti Roiffatul J_083 141 049.pdf

Download (18MB)

Abstract

Poligami adalah menikah dengan perempuan lebih dari satu orang dengan waktu yang bersamaan dan dibatasi empat saja. Poligami merupakan suatu perkawinan yang paling banyak diperdebatkan sekaligus kontroversial dikalangan masyarakat, khususnya masyarakat dusun Kalimalang. Poligami tidak diterima didusun Kalimalang dengan berbagai macam argumentasi baik yang bersifat normatif, psikologis bahkan selalu dikaitkan dengan ketidak adilan gender oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan perbedaan pendapat atau pandangan dari masyarakat, yang masih banyak menganggap poligami adalah suatu perbuatan negatif. Hal ini terjadi karena poligami dianggap menyakiti kaum wanita dan hanya menguntungkan bagi kaum pria saja. Termasuk yang terjadi kepada KH. M. Thoifur Al-Bustomi yang juga merupakan pelaku praktek poligami dengan memiliki dua istri yang bertempat tinggal dalam satu atap. Fokus Penelitian yang diteliti dalam skripsi ini adalah : 1) Apa yang melatar belakangi KH. M. Thoifur Al-Bustomi melakukan poligami dalam satu atap? 2) Bagaimana konsep poligami dalam satu atap menurut pandangan KH. M. Thoifur Al-Bustomi? 3) Bagaimana konsep adil poligami dalam satu atap menurut pandangan KH. M. Thoifur Al-Bustomi?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan yang melatar belakangi KH. M. Thoifur Al-Bustomi melakukan poligami dalam satu atap. Untuk mengetahui pendapat dari KH. M. Thoifur Al-Bustomi tentang konsep poligami dalam satu atap. Untuk mendekripsikan konsep adil poligami dalam satu atap menurut pandangan KH. M. Thoifur Al-Bustomi. Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang berbentuk hasilwawancara. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Adapun penelitian ini memperoleh kesimpulan 1) latar belakang KH. M. Thoifur melakukan poligami satu atap adalah nikah itu merupakan suatu ibadah yang wajib dilakukan bagi yang sudah mampu, dalam rangka memperbanyak keturunan, perbedaan istri akan menghasilkan yang berbeda tujuannya adalah untuk mencetak anak-anak yang sholih dan sholiha, agar dapat mengurus pondok dan ndalem ketika ditinggal berpergian dan alasan KH. M. Thoifur Al-Bustomi tinggal dalam satu atap dikarenakan hal tersebut adalah permintaan dari istri pertama agar tidak bolakbalik ketika KH. M. Thoifur Al-Bustomi ada kesibukan. 2) menurut KH. M. Thoifur konsep poligami itu harus ada kerelaan dari semua istri dan yang pertama harus izin istri terlebih dahulu. 3) adapun konsep adil poligmi dalam satu atap menurut KH. M. Thoifur adalah suami yang poligami harus berlaku adil terhadap istrinya dalam hal pembagian, pembagian waktu maupun pembagian nafkah dengan menyamaratakannya. Kata Kunci : Konsep Adil, Poligami, Satu Atap.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012817 Polygamy
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal As-Syakhsyiyyah
Depositing User: Ms Diva Magang
Date Deposited: 03 Apr 2023 07:28
Last Modified: 03 Apr 2023 07:28
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/21637

Actions (login required)

View Item View Item