Penerapan Budaya Pesantren dalam Mengembangkan Karakter Siswa di MTs. “Unggulan” Al-Qodiri 1 Jember

Zulfa Kamilatun Nafilah, Nafilah (2023) Penerapan Budaya Pesantren dalam Mengembangkan Karakter Siswa di MTs. “Unggulan” Al-Qodiri 1 Jember. Masters thesis, PASCASARJANA UIN KHAS JEMBER.

[img] Text
ZULFA KAMILATUN NAFILAH_0849319001_MPAI2023.pdf

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK

Zulfa Kamilatun Nafilah, 2023. Penerapan Budaya Pesantren dalam Mengembangkan Karakter Siswa di MTs. “Unggulan” Al-Qodiri 1 Jember. Tesis Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Pembimbing I : Prof. Dr. Hj. Titiek Rohanah Hidayati, M.Pd. Pembimbing II: Dr. Zainal Abidin, S.Pd.I., M. S.I

Kata kunci : Budaya, Pesantren, Pengembangan Karakter

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan tradisional yang unik. Pola pendidikan pesantren mengedepankan pendidikan moral yang disebut dengan pendidikan akhlak. Peran yang diambil adalah upaya mencerdaskan anak bangsa yang kini terus menerus dilakukan tanpa henti. Hingga saat ini, pesantren tetap konsisten mengambil peran urgen dalam pengembangan karakter anak bangsa, dengan melebarkan sayapnya mendirikan lembaga pendidikan formal yang menerapkan nilai-nilai kepesantrenan guna melahirkan generasi bangsa yang berkualitas. Tidak hanya cerdas, tetapi juga melahirkan generasi bangsa yang kokoh dan paripurna sesuai dengan ajaran Islam.
Berpijak dari uraian di atas, peneliti hendak mengungkap dan menemukan (1) Bentuk budaya pesantren yang diterapkan di MTs. “Unggulan” Al-Qodiri 1 Jember dalam mengembangkan karakter siswa. (2) Proses penerapan budaya pesantren di MTs. “Unggulan” Al-Qodiri 1 Jember dalam mengembangkan karakter siswa. Dan (3) Dampak penerapan budaya pesantren dalam mengembangkan karakter siswa di MTs. “Unggulan” Al-Qodiri 1 Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data-data yang diperoleh kemudian diuji keabsahanya dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member check.
Hasil penelitian ini menemukan; (1) Bentuk budaya pesantren di madrasah ini yaitu artefak meliputi bangunan tampak seperti gedung madrasah, masjid, perpustakaan, dan penggunaan laptop. Kebiasaan menggunakan Bahasa asing (Arab dan Inggris) dan ro’an. Tradisi keagamaan shalat berjama’ah, Manaqiban, membaca Al-Qur’an, membaca kitab kuning, membaca surat al-Waqi’ah dan kholasah. Kegiatan seremonial apel pagi, upacara Hari Senin, upacara 17 Agustusan, upacara Hari Santri, dan acara peringatan peringatan Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj, 1 Muharram, dan sebagainya. Simbol-simbol seperti kalender pesantren, dan model pakaian; Nilai-nilai yang dianut oleh siswa yaitu nilai akidah, ibadah, dan akhlak; Asumsi dasar yang mendasari karakter dan perilaku siswa adalah keyakinan pada dawuh kiai, dan ideologi Islam ahlus-sunah wal jama’ah al-nahdliyyah. (2) Proses penerapan budaya pesantren di madrasah dilakukan melalui proses internalisasi yang terdiri tiga tahap yaitu transformasi, transaksi, dan transinternalisasi. Dan (3) Terdapat dampak penerapan budaya pesantren dalam mengembangkan karakter siswa, yaitu karakter religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan integritas.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130202 Curriculum and Pedagogy Theory and Development
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Zulfa Kamilatun Nafilah
Date Deposited: 04 May 2023 09:26
Last Modified: 04 May 2023 09:26
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/23091

Actions (login required)

View Item View Item