TRADISI RITUAL KEBO-KEBOAN DI DESA ALASMALANG KECAMATAN SINGOJURUH KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2019-2022

Lutfiana, Putri (2023) TRADISI RITUAL KEBO-KEBOAN DI DESA ALASMALANG KECAMATAN SINGOJURUH KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2019-2022. Undergraduate thesis, UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.

[img] Text
LUTFIANA PUTRI U20194019.pdf

Download (10MB)

Abstract

ABSTRAK

Lutfiana Putri. 2023. Tradisi Ritual Kebo-keboan di Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi Tahun 2019-2022.
Kata-kata Kunci: Tradisi, Kebo-keboan, Komodifikasi Budaya
Tradisi Ritual Kebo-keboan merupakan sebuah kegiatan bersih desa masyarakat Alasmalang Singojuruh. Dalam perspektif kepercayaan lokal, kerbau dianggap sebagai simbol kesuburan dan kekuatan sehingga tradisi kebo-keboan dijadikan sebagai bentuk persembahan untuk memohon keberkahan dan kesuburan bagi hasil panen masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan satu kali dalam setahun, yakni: di bulan Suro pada kalender Jawa, atau Bulan Muharram dalam kalender Hijriah, tepatnya pada tanggal satu hingga sepuluh Muharram atau Suro dalam kelender Jawa, dengan mengabaikan hari pasarannya (Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing).
Terdapat dua fokus penelitian, yakni: 1) Bagaimana potret tradisi Kebo-keboan di Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi pada Tahun 2019-2023, 2) Apa nilai intrinsik dari tradisi Kebo-keboan bagi masyarakat di Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Tujuan Penelitian: 1) untuk mendeskripsikan potret ritual kebo-keboan di Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2019-2022, 2) untuk menganalisis nilai-nilai tradisi ritual kebo-keboan bagi masyarakat di Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode sumber penelitian sejarah. Metode sumber penelitian sejarah merupakan metode yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan penelitian sejarah beserta permasalahannya. Menggunakan tahapan pemilihan topik pembahasan, heuristik, kritik sumber (verifikasi data), interpretasi dan historiografi.
Hasil Penelitian menyatakan bahwa: 1) Potret tradisi Ritual Kebo-keboan merupakan tradisi bersih desa masyarakat Desa Alasmalang yang dilaksanakan satu tahun sekali pada bulan Muharram atau Suro bertepatan tanggal satu hingga sepuluh. Dengan seiring berjalannya zaman tradisi Ritual Kebo-keboan mengalami perubahan dalam segi nilai ritualnya, hal ini dikarenakan adanya faktor ko-modifikasi budaya dalam tradisi Ritual Kebo-keboan diantaranya seperti kostum pelaku kebo-keboan, kostum pelaku dewi sri, kereta kencana, penabuh hadrah dan lain sebagainya. 2) Terdapat 7 (tujuh) nilai instrinsik pada tradisi Ritual Kebo-keboan masyarakat Desa Alasmalang terkait adanya komodifikasi budaya terhadap Ritual Kebo-keboan, yakni: nilai aqidah, nilai ibadah, nilai gotong royong, nilai persatuan dan kesatuan, nilai musyawarah, nilai pengendalian sosial, dan nilai kearifan lokal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210201 Archival, Repository and Related Studies
21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210202 Heritage and Cultural Conservation
21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210299 Curatorial and Related Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Mrs Lutfiana Putri
Date Deposited: 14 Jul 2023 01:53
Last Modified: 14 Jul 2023 01:53
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/27145

Actions (login required)

View Item View Item