Teori Belajar Kognitif Jean Piaget Dan Apilkasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Febriyanti, Susi (2016) Teori Belajar Kognitif Jean Piaget Dan Apilkasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Undergraduate thesis, IAIN JEMBER.

[img] Text
Susi Febriyanti_084 121 040.pdf

Download (3MB)

Abstract

Dalam teorinya, Piaget memandang bahwa proses berpikir sebagai aktivitas gradual dari fungsi intelektual dari kognitif menuju abstrak. Teori belajar kognitif lebih mementingkan proses belajar dari pada hasil belajarnya. Model pembelajaran kognitif mengatakan bahwa tingkah laku seseorang ditentukan oleh persepsi serta pemahamannya tentang situasi yang berhubungan dengan tujuan belajarnya. Teori Piaget ini mempunyai kesamaan dengan pemikiran peneliti bahwasannya belajar itu bukan dilihat dari hasil tapi dilihat dari prosesnya bagaimana ia belajar. Melihat fenomena yang terjadi khususnya di negara indonesia banyak sekali para tenaga pengajar yang hanya melihat hasil belajar siswa tanpa mengamati proses belajarnya siswa. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengambil judul Teori Belajar Kognitif Jean Piaget Dan Apilkasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan uraian diatas, maka ditetapkan 5 fokus kajian sebagai berikut: Bagaimana teori Intelengensi , teori Skemata , teori Asimilasi dan Akomodasi , teori Ekuilibrasi , teori Interiorisasi Jean Piaget dan aplikasinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Tujuan umum dilakukan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan teori Intelengensi , teori Skemata , teori Asimilasi dan Akomodasi , teori Ekuilibrasi , teori Interiorisasi Jean Piaget dan aplikasinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: 1) pendekatan kualitatif deskriptif. 2) metode pengumpulan data adalah dokumentasi. 3) analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Penelitian ini memperoleh kesimpulan, bahwa Teori Belajar Kognitif Jean Piaget dan Aplikasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai berikut: 1) jika teori Intelegensi diaplikasikan dalam pembelajaran maka siswa bukan sebagai orang dewasa yang muda dalam proses berpikirnya. Mereka mengalami perkembangan kognitif melalui tahap-tahap tertentu. 2) jika teori skemata maka cara anak menghadapi lingkungannya akan berubah-ubah seiring dengan tumbuhan si anak. 3) jika teori asimilasi dan akomodasi maka proses merespon lingkungan jelas terlihat ketika keterlibatan siswa secara aktif dalam belajar. 4) jika teori ekuilibrasi maka, untuk menarik minat dan meningkatkan retensi belajar siswa perlu mengkaitkan pengalaman atau informasi baru dengan struktur kognitif. 5)dalam teori interiorisasi adanya perbedaan individual pada diri siswa. Kemudian Piaget menetapkan langkah-langkah dalam pembelajaran yaitu. 1) Menentukan tujuan pembelajaran yaitu 2) Memilih materi pelajaran. 3)Menentukan topik-topik yang dapat dipelajari siswa secara aktif.4) Menentukan kegiatan belajar yang sesuai untuk topik-topik tersebut, misalnya penelitian, memecahkan masalah, diskusi, simulasi dan sebagainya. 5) Mengembangkan metode pembelajaran untuk merangsang kreatifitas dan cara berpikir siswa. 6)Melakukan penilaian proses dan hasil belajar siswa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Anak PSG
Date Deposited: 18 Dec 2023 00:39
Last Modified: 18 Dec 2023 00:39
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/30363

Actions (login required)

View Item View Item