Perencanaan, assesmen kebutuhan, transendental, dan pengambilan keputusan merupakan mata rantai manajemen pendidikan Islam

Muhith, Abd Perencanaan, assesmen kebutuhan, transendental, dan pengambilan keputusan merupakan mata rantai manajemen pendidikan Islam. IAIN Jember.

[img]
Preview
Text
Perencanaan, assesmen kebutuhan, transendental, dan pengambilan keputusan merupakan mata rantai manajemen pendidikan Islam.pdf

Download (649kB) | Preview

Abstract

Kepemimpinan merupakan suatu kebutuhan manusia untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan dan ketenangan dalam melaksakan ibadah, fungsi kepeminpinan tersebut bukan hanya untuk kepentingan materi, jangka pendek, ataupun politis, akan tetapi berdimensi agama atau akhirat. Dalam konteks satuan pendidikan, peminpin pendidikan harus dibentuk, untuk memformulasikan sumber daya insani agar dapat bersinergi dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin. Pemimpin pendidikan harus memiliki impianimpian atau visi untuk membawa institusi mencapai impian-impian tersebut, sedangkan visi pendidikan salah satunya adalah menggali potensi peserta didik untuk untuk dapat meraih masa depan. Kemudian visi tersebut dituangkan dalam sebuah rencana strategis, yang ditetapkan melalui musyawarah. Untuk melaksanakan rencana tersebut dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam bidang yang menjadi tanggung jawabnya melalui analisis kebutuhan untuk menentukan formasi, alat, atau cara apa yang dibutuhkan oleh institusi tersebut, demikian itu agar tidak terjadi kekacauan dalam internal institusi, yang diakibatkan oleh banyaknya sumberdaya akan tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan institusi. Namun upaya tersebut tidak cukup bila hanya mengandalkan kekuatan lahir, akan tetapi dibutuhkan dorongan pendekatan lain, karena setiap upaya memiliki keterbatasan atau kelemahan. Uapaya membengun kualitas pendidikan Islam uang memiliki karakteristik keunggulan dilakukan dengan menerapkan empat rantai kegiatan sebagai berikut: 1) Perencanaan, yaitu proses pemikiran yang sistematis, analisis yang rasional, mengenai apa yang akan dilakukan, bagaimana melakukannya, siapa pelaksananya, dan kapan kegiatan akan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu yang lebih efektif dan efisien, sehingga proses pelaksanaannya dapat memenuhi tuntutan/kebutuhan; 2) Assesmen kebutuhan, suatu pengukuran kesenjangan ntara yang terjadi dan apa yang diinginkan dalam suatu organisasi; 3) Pengambilan keputusan, merupakan fungsi kepemimpinan yang turut menentukan proses dan tingkat keberhasilan kepemimpinan pendidikan; dan 4) Transendental Islami, dalam mata rantai pendidikan Islam tidak cukup dengan perencanaan, assesmen kebutuhan, dan pengambilan keputusan saja, akan tetapi pada perlu adanya transenden, sedang taransenden tersebut berada pada dua bagian yaitu pada peenetapan rencana melalui forcas dan pelaksanaan kebijakan senantiasa dibarengi dengan doa

Item Type: Journal Article
Uncontrolled Keywords: Perencanaan, Assesmen Kebutuhan, Transendeltal, Pengambilan Keputusan
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Depositing User: Haryono Raiman
Date Deposited: 06 May 2019 02:00
Last Modified: 06 May 2019 02:00
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/379

Actions (login required)

View Item View Item