Amanda, Tia Rahel (2025) ANALISIS PENERAPAN PRINSIP IQTISHAD DAN LARANGAN GHABN DALAM KEBERLANGSUNGAN USAHA HOME INDUSTRY KUE MANCO DI DESA TAMBAKMAS KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Tia Rahel Amanda_222105020025.pdf Download (4MB) |
Abstract
Tia Rahel Amanda, 2025 : Analisis Penerapan Prinsip Iqtishad Dan Larangan Ghabn Dalam Keberlangsungan Usaha Home Industry Kue Manco Di Desa Tambakmas Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun.
Kata Kunci : Iqtishad, Ghabn, Home Industry
Home industry merupakan salah satu bentuk usaha mikro yang berperan penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Desa ini dikenal sebagai sentra produksi kue manco yang memiliki nilai historis dan budaya yang kuat serta menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat. Meskipun mayoritas pelaku usaha telah menjalankan aktivitas ekonomi secara turun
temurun, tidak seluruhnya memahami dan menerapkan prinsip prinsip etika bisnis Islam, khususnya prinsip Iqtishad dan larangan ghabn, yang menjadi pedoman penting dalam menjaga keseimbangan harga, kualitas produk, dan kejujuran dalam transaksi.
Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana penerapan prinsip Iqtishad dalam proses penjualan produk pada home industry kue manco di Desa Tambakmas? (2) Bagaimana bentuk bentuk penyimpangan dari larangan ghabn (penipuan) yang terjadi dalam praktik penjualan home industry kue manco di Desa Tambakmas? (3) Apa saja kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam menerapkan prinsip Iqtishad dan larangan ghabn?
Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui penerapan prinsip Iqtishad dalam kegiatan penjualan kue manco. (2) Untuk mengetahui bentuk bentuk praktik ghabn yang terjadi dalam transaksi. (3) Untuk menganalisis kendala pelaku usaha dalam menerapkan prinsip Iqtishad dan menghindari ghabn dalam aktivitas bisnis mereka.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga pemilik home industry kue manco. Data dianalisis menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Prinsip Iqtishad telah diterapkan oleh sebagian besar pelaku usaha melalui penetapan harga yang wajar, perhitungan modal dan keuntungan yang seimbang, serta menjaga kualitas produk dan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar. (2) Praktik larangan ghabn dijalankan dengan menjaga kejujuran, transparansi informasi, serta penyortiran produk sebelum dijual. Meskipun demikian, terdapat pelaku usaha lain di luar informan yang masih melakukan pengurangan kualitas demi harga murah. (3) Kendala penerapan prinsip Iqtishad dan penghindaran ghabn antara lain fluktuasi harga bahan baku, persaingan harga yang tidak sehat, keterbatasan modal, serta minimnya pemahaman sebagian pelaku usaha tentang etika bisnis Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140202 Economic Development and Growth 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140209 Industry Economics and Industrial Organisation |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Ms Tia Rahel Amanda |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 06:12 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 06:12 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/50139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
