Dewingga, Galuh Wara Shubadra Ripta (2025) Kajian Yuridis Pembekuan Sel Telur atau Egg Freezing di Indonesia. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Galuh Wara Shubadra Ripta Dewingga_211102010018_.pdf Restricted to Repository staff only until 17 December 2028. Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kata kunci: Pembekuan Sel Telur atau Egg Freezing, Pengaturan di Indonesia, Maslahah Mursalah
Perkembangan teknologi reproduksi berbantu menunjukkan kemajuan yang pesat dan menghadirkan berbagai metode untuk membantu manusia dalam mempertahankan peluang memperoleh keturunan di masa depan. Salah satu teknologi tersebut adalah pembekuan sel telur atau egg freezing yaitu upaya menyimpan sel telur pada usia reproduktif yang optimal agar dapat digunakan di kemudian hari. Praktik ini didorong oleh prinsip perlindungan kesempatan memiliki anak di masa depan, baik bagi perempuan yang menghadapi risiko penurunan kualitas kesuburan maupun bagi mereka yang harus menunda kehamilan karena pertimbangan medis, pendidikan, karier, atau kondisi sosial tertentu. Dengan demikian, egg freezing tidak lagi sekadar menjadi persoalan medis, tetapi juga berkaitan dengan hak reproduksi, kepastian hukum, serta nilai-nilai etika dan agama. Di Indonesia, praktik ini mulai dikenal dan dimanfaatkan, tetapi hingga saat ini belum terdapat pengaturan hukum yang secara khusus dan komprehensif mengaturnya, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dalam pelaksanaannya. Di sisi lain, sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, praktik egg freezing juga perlu dikaji dari perspektif hukum Islam, khususnya melalui pendekatan maslahah mursalah, untuk menilai sejauh mana praktik ini dapat dipandang membawa kemanfaatan atau justru berpotensi menimbulkan kemudaratan dalam konteks perlindungan kesempatan memiliki anak di masa depan.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana pengaturan pembekuan sel telur atau egg freezing di Indonesia?. 2) Bagaimanakah pembekuan sel telur atau egg freezing perspektif maslahah mursalah?.
Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Untuk mendeskripsi pengaturan pembekuan sel telur atau egg freezing di Indonesia. 2) Untuk mengkaji pembekuan sel telur atau egg freezing perspektif maslahah mursalah.
Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan bahan hukum yang dilakukan adalah melalui metode penelitian kepustakaan (library research). Selanjutnya teknik analisis bahan hukum menggunakan teknik deduktif, yaitu mengidentifikasi fakta hukum, menghimpun sumber hukum, menganalisis hukum, dan penarikan kesimpulan.
Kesimpulan 1) Pengaturan hukum egg freezing di Indonesia masih belum spesifik, sehingga menempatkan praktik ini dalam posisi abu-abu hukum menurut perspektif positivisme. Dari perspektif hukum responsif, praktik ini dapat diterima sepanjang memberi manfaat nyata dan memerlukan regulasi yang lebih jelas. 2) Dari perspektif maslahah mursalah, egg freezing tidak termasuk dalam kategori maslahah daruriyah, melainkan paling jauh dapat dikategorikan sebagai maslahah hajjiyah bagi perempuan atau pasangan yang mengalami berbagai hambatan medis dalam memperoleh keturunan dan menjadikannya sebagai satu-satunya ikhtiar medis yang memungkinkan, karena bersifat menghilangkan kesulitan dan memberikan kemudahan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1199 Other Medical and Health Sciences > 119999 Medical and Health Sciences not elsewhere classified 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Pernikahan (Secara Umum) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ms Galuh Wara Shubadra Ripta Dewingga |
| Date Deposited: | 18 Dec 2025 07:21 |
| Last Modified: | 18 Dec 2025 07:21 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/50274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
