Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Memotivasi Belajar Siswa Tunagrahita Ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi

Firdaus, Daniyah Jinanul (2025) Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Memotivasi Belajar Siswa Tunagrahita Ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jenber.

[img] Text
Daniyah Jinanul Firdaus_D20193035.pdf

Download (37MB)

Abstract

Daniyah Jinanul Firdaus, 2025: Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Memotivasi Belajar Siswa Tunagrahita Ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi.
Kata Kunci: guru bimbingan dan konseling, motivasi belajar, siswa tuna grahita ringan
Guru bimbingan dan konseling memiliki peran penting dalam memotivasi siswa tunagrahita ringan. Meskipun fokus utama guru bimbingan dan konseling adalah memberikan layanan konseling, namun juga memberikan dukungan emosional untuk membantu siswa tunagrahita merasa diterima, dihargai, dan percaya diri.
Fokus masalah yang dikaji dalam penelitian yaitu: 1) Bagimana peran guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa tunagrahita ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi? 2) Apa kendala yang dihadapi guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa tunagrahita ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi? 3) Apa solusi dalam menghadapi kendala guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa tunagrahita ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi?
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa tunagrahita ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi. 2) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa tuna grahita di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi. 3) untuk mengetahui solusi dalam menghadapi kendala guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa tunagrahita ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi?
Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Sementara itu, proses analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, 1) Guru bimbingan dan konseling memiliki peran penting dalam memotivasi belajar siswa tunagrahita ringan di SMP Negeri 1 Pesanggaran Banyuwangi melalui delapan peran, yaitu sebagai motivator, director, inisiator, fasilitator, mediator, evaluator, informator, dan organisator yang diwujudkan melalui pemberian dorongan belajar, bimbingan individual, penggunaan media variatif, serta komunikasi dengan guru, teman sebaya, dan orang tua. 2) Namun, dalam pelaksanaannya guru bimbingan dan konseling menghadapi kendala berupa keterbatasan kemampuan kognitif dan konsentrasi siswa, perbedaan respon emosional, keterbatasan sarana dan prasarana, waktu layanan yang terbatas, serta kurang optimalnya komunikasi dengan orang tua. 3) Untuk mengatasi kendala tersebut, solusi guru bimbingan dan konseling menerapkan pendekatan individual, memberikan motivasi secara berulang, memanfaatkan media pembelajaran sederhana, berkolaborasi dengan guru kelas, menjalin komunikasi dengan orang tua, serta menyusun program bimbingan yang terstruktur dan terjadwal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1799 Other Psychology and Cognitive Sciences > 179999 Psychology and Cognitive Sciences not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: sis Daniyah Jinanul Firdaus
Date Deposited: 29 Dec 2025 05:48
Last Modified: 29 Dec 2025 05:48
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/50859

Actions (login required)

View Item View Item