Yasid, Abu (2025) STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH GERAKAN PEMUDA ANSOR JEMBER DALAM PENCEGAHAN RADIKALISME DI KABUPATEN JEMBER. Masters thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
TESIS ABU YASID 241225.pdf Download (4MB) |
Abstract
Abu Yasid, 2025. Strategi Komunikasi Dakwah Gerakan Pemuda Ansor Jember dalam Pencegahan Radikalisme di Kabupaten Jember.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Dakwah; Radikalisme; Ansor Jember.
Meskipun serangan terorisme di Indonesia menurun, ancaman radikalisme tetap berkembang melalui perubahan strategi dan penyebaran narasi ekstrem di ruang digital, termasuk di Jember yang kini tergolong zona merah dan menunjukkan kerentanan pada kelompok seperti pekerja migran. Situasi ini menuntut upaya pencegahan yang lebih strategis, sehingga Gerakan Pemuda Ansor Jember menguatkan perannya melalui komunikasi dakwah moderat, pendekatan komunitas, kolaborasi dengan aparat dan lembaga pendidikan, serta kampanye media sosial. Atas kondisi tersebut, penelitian ini mengkaji strategi komunikasi dakwah GP Ansor Jember dalam pencegahan radikalisme di Kabupaten Jember.
Fokus Penelitian meliputi: 1) Bagaiamana strategi komunikasi dakwah Gerakan Pemuda Ansor Jember dalam pencegahan radikalisme di Kabupaten Jember; dan 2) Bagaimana analisis SWOT terhadap pendukung dan penghambat dalam strategi komunikasi dakwah Gerakan Pemuda Ansor Jember dalam pencegahan radikalisme di Kabupaten Jember.
Metode penelitian adalah Kualitatif deskriptif; Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi; dan Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dengan analisis SWOT.
Hasil Penetian adalah 1) Strategi Komunikasi Dakwah Gerakan Pemuda Ansor Jember Strategi komunikasi dakwah Ansor Jember pada dasarnya dibangun melalui penguatan dakwah digital, pendekatan kultural, kolaborasi kelembagaan, dan konsolidasi ideologis internal. Melalui Aswaja Digital Task Force, kampanye kreatif, serta pelatihan literasi digital, Ansor mendorong penyebaran pesan moderasi di media sosial. Pada saat yang sama, dialog lintas iman, gerakan dakwah kultural berbasis kesenian lokal, dan program Sahabat Desa Damai menjadi sarana membangun ketahanan sosial di tingkat akar rumput. Seluruh program ini semakin efektif berkat sinergi dengan BNPT, Kemenag, Pemkab Jember, serta penguatan ideologi di tubuh Banser untuk memastikan organisasi tetap solid dalam menghadapi potensi radikalisme. Dengan demikian, strategi dan program dakwah Ansor secara menyeluruh menunjukkan pendekatan yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis budaya dalam memperkuat moderasi beragama di Jember. 2) Analisis SWOT terhadap strategi komunikasi dakwah Gerakan Pemuda Ansor Jember bahwa strategi yang diterapkan saat ini adalah strategi SO (Strengths-Opportunities). Strategi ini dirancang untuk memanfaatkan kekuatan yang ada untuk mengambil peluang yang telah diidentifikasi. Strategi berada pada kuadran 1, yang menandakan adanya peluang dan kekuatan untuk pertumbuhan yang agresif. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy).
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1601 Anthropology > 160101 Anthropology of Development |
| Divisions: | Program Magister > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | ABU YASID |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 05:30 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 05:30 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51154 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
