putri damayanti, Shelvya (2025) PERAN KADER BINA KELUARGA LANSIA (BKL) DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DI DESA KABAT KECAMATAN KABAT KABUPATEN BANYUWANGI. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
skripsi shelvya.pdf Download (4MB) |
Abstract
Shelvya putri damayanti 2025 : peran kader bina keluarga lansia (BKL) dalam meningkatkan interaksi sosial di desa kabat, kecamatan kabat, kabupaten banyuwangi
Kata kunci : interaksi sosial, kader bina keluarga lansia, lansia
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada peningkatan jumlah populasi lansia yang menimbulkan berbagai tantangan dalam berbagai aspek seperti kesehatan, psikologis, dan sosial. Seiring bertambahnya usia selain masalah kesehatan, lansia akhirnya juga akan kehilangan pekerjaannya. Sehingga lansia mengalami rasa kesepian, kecemasan, dan dianggap sebagai individu yang tidak mampu oleh lingkungannya, hal tersebut akan mengakibatkan lansia cenderung menarik diri dan enggan berinteraksi. Akibat hal tersebut permasalah yang umum terjadi pada lansia yaitu penurunan interaksi sosial. Sehingga lansia membutuhkan dorongan atau motivasi juga wadah seperti bina keluarga lansia (BKL) untuk mengatasi kondisi dan permasalahan lansia
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah : 1) Bagaimana bentuk peran yang dijalankan kader Bina Keluarga Lansia (BKL) dalam upaya memperkuat dan meningkatkan kualitas interaksi sosial para lansia di Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi? 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi kader Bina Keluarga Lansia (BKL) dalam meningkatkan interaksi sosial lansia di Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi? 3) Bagaimana dampak peran kader Bina Keluarga Lansia (BKL) terhadap interaksi sosial lansia di Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi ?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan bentuk peran yang dijalankan kader Bina Keluarga Lansia (BKL) dalam upaya memperkuat dan meningkatkan kualitas interaksi sosial para lansia di Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. 2) Mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat kader Bina Keluarga Lansia (BKL) dalam meningkatkan interaksi sosial lansia di Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.3) Menganalisis dampak peran kader Bina Keluarga Lansia (BKL) terhadap interaksi sosial lansia Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan teori Milles dan Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan..
Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa 1) Penelitian menunjukkan bahwa kader BKL di Desa Kabat mampu menjalankan peran sebagai fasilitator, motivator, dan pembinaan kegiatan BKL 2) faktor pendukung yaitu antusiasme lansia, dukungan dari pemerinntah desa dan PLKB. Faktor penghambat keterbatasan fasilitas, kondisi fisik lansia yang menurun 3) terdapat perubahan pola interaksi dilihat dengan meningkatnya frekuensi pertemuan, terjadinya komunikasi lebih intens
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170101 Biological Psychology (Neuropsychology, Psychopharmacology, Physiological Psychology) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ms Shelvya Putri Damayanti |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 06:55 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 06:55 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51220 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
