Dinamika Putusan Hadhanah Di Pengadilan Agama: Studi Putusan Pengadilan Agama Jember Dan Putusan Pengadilan Agama Surabaya

Darojah, Siti Inarotut (2025) Dinamika Putusan Hadhanah Di Pengadilan Agama: Studi Putusan Pengadilan Agama Jember Dan Putusan Pengadilan Agama Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Siti Inarotut Darojah - 214102010001.pdf

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK
Siti Inarotut Darojah, 2025: “Dinamika Putusan Hadhanah di Pengadilan Agama: Studi Putusan Pengadilan Agama Jember dan Putusan Pengadilan Agama Surabaya”
Kata Kunci: Hak Asuh Anak, Hadhanah, Perlindungan Anak, Putusan Pengadilan, Kepentingan Terbaik Bagi Anak
Tingginya angka perceraian di Indonesia menimbulkan semakin banyak sengketa mengenai hak asuh anak. Dalam praktiknya, hakim pengadilan Agama di berbagai daerah sering menghasilkan putusan yang berbeda meskipun menggunakan dasar hukum yang sama, yakni Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Perbedaan tersebut menarik untuk diteliti karena menyangkut kepastian hukum sekaligus pemenuhan hak anak pasca perceraian. Putusan yang diambil hakim tidak hanya bertumpu pada norma hukum semata, melainkan juga memperhatikan kondisi nyata keluarga serta kebutuhan psikologis anak, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih kontekstual.
Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pertimbangan hakim tentang putusan hak asuh anak pasca perceraian di Pengadilan Agama Jember dan Pengadilan Agama Surabaya? 2) Bagaimana putusan hak asuh anak di Pengadilan Agama Jember dan Pengadilan Agama Surabaya dalam prespektif perlindungan anak?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dan penerapan perlindungan anak dalam membuat keputusan mengenai hak asuh anak di Pengadilan Agama Jember dan Pengadilan Agama Surabaya berdasarkan sudut pandang perlindungan anak.
Metode penelitian ini adalah normatif yuridis, yaitu penelitian hukum pustaka, pendekatan penelitiannya dengan pendekatan studi Undang-Undang konseptual. Pengumpulan data dengan dokumentasi bahan hukum.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Pada Pengadilan Agama Jember, hakim memberikan hak asuh kepada ayah karena ibu dianggap tidak layak mengasuh akibat menikah siri, menghalangi akses ayah terhadap anak, dan tidak menciptakan lingkungan pengasuhan yang stabil. Putusan ini mencerminkan keadilan substantif dan kontekstual dengan dasar KHI Pasal 105 dan prinsip the best interest of the child. Sementara pada Pengadilan Agama Surabaya, hakim memberikan hak asuh kepada ibu karena ayah terbukti tidak bertanggung jawab, meninggalkan rumah, dan tidak memberi nafkah. Putusan ini menekankan keadilan normatif dan maternal, berlandaskan KHI Pasal 105 dan UU No. 1 Tahun 1974 Pasal 41, serta tetap mewajibkan ayah memberi nafkah hadhanah dan hak kunjung. 2) Kedua putusan menerapkan prinsip perlindungan anak sesuai UU No. 35 Tahun 2014 dan Konvensi Hak Anak, dengan orientasi pada kepentingan terbaik anak. PA Jember menonjolkan perlindungan secara substantif dan kontekstual, mempertimbangkan kondisi sosial dan psikologis anak, sedangkan PA Surabaya menekankan perlindungan normatif dan maternal, menitikberatkan pada kestabilan emosional dan kasih sayang ibu. Keduanya menunjukkan bahwa putusan hadhanah bersifat fleksibel, bergantung pada kelayakan moral, tanggung jawab, dan kesejahteraan anak sebagai prioritas utama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Pernikahan (Secara Umum)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012813 Hadhanah (Child Custody, Guardianship)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Siti Inarotut Darojah
Date Deposited: 31 Dec 2025 08:25
Last Modified: 31 Dec 2025 08:25
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51304

Actions (login required)

View Item View Item