Salim, Nur (2025) AKTUALISASI NILAI-NILAI AL-QUR'AN DALAM SANTUNAN ANAK YATIM DI KOMUNITAS SEDULUR PATI (STUDI LIVING QUR'AN). Undergraduate thesis, Universitas Islam negeri kiai haji Achmad Shiddiq Jember.
|
Text
Nur salim_212104010015.pdf Download (6MB) |
Abstract
Nilai-nilai Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk
kepedulian sosial masyarakat, termasuk perhatian terhadap anak yatim sebagai
kelompok yang dilindungi secara khusus dalam ajaran Islam. Komunitas Sedulur
Pati, sebagai komunitas mahasiswa yang aktif di lingkungan UIN KHAS Jember,
secara konsisten melaksanakan kegiatan santunan anak yatim sebagai bentuk
pengamalan nilai-nilai Qur’ani. Kegiatan ini menarik untuk diteliti karena
menunjukkan bagaimana ajaran Al-Qur’an tidak hanya dipahami secara tekstual,
tetapi juga dihidupkan melalui praktik sosial. Urgensi penelitian ini terletak pada
pentingnya memahami bagaimana nilai Qur’ani diterjemahkan ke dalam tindakan
nyata melalui perspektif Living Qur’an.
Penelitian ini merumuskan tiga pertanyaan utama yaitu: 1) nilai-nilai Al-
Qur’an apa saja yang diaktualisasikan dalam kegiatan santunan anak yatim oleh
Komunitas Sedulur Pati? 2) bagaimana pendekatan Living Qur’an menjelaskan
praktik santunan tersebut sebagai bentuk perwujudan nilai-nilai Qur’ani dalam
kehidupan sosial komunitas?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Informan utama terdiri
dari pendiri komunitas, ketua Nusantara, serta ketua umum Komunitas Sedulur
Pati.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Kegiatan santunan anak yatim
oleh Komunitas Sedulur Pati merepresentasikan aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an,
khususnya nilai kasih sayang, amanah, dan kepedulian sosial sebagaimana
terkandung dalam QS. Al-Baqarah ayat 83 dan QS. An-Nisā’ ayat 2. Nilai-nilai
tersebut dihayati sebagai bentuk pengamalan iman dan tanggung jawab moral
anggota komunitas. 2) Melalui pendekatan Living Qur’an, praktik santunan anak
yatim dipahami sebagai perwujudan Al-Qur’an yang hidup dalam realitas sosial.
Kegiatan ini dijalankan dengan kesadaran dan keikhlasan, serta membentuk
budaya solidaritas, gotong royong, dan persaudaraan, sehingga Al-Qur’an tidak
hanya dipahami secara tekstual, tetapi dihidupi dalam kehidupan komunitas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Nur Salim |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 08:31 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 08:31 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51307 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
