Camelia, Putri Ayu (2025) Pembacaan surah al-Insyirah dan al-Ikhlas pada amalan tarekat qadiriyah wa naqsabandiyah (Studi Living Qur'an di Desa Puger Wetan Kecamatan Puger Kabupaten Jember). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Putri Ayu Camelia_NIM. 212104010021.pdf Download (3MB) |
Abstract
Kata Kunci: Surah al-Insyirah dan al-Ikhlāṣ, Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah, Living Qur‟an.
Kegiatan Pembacaan surah al-Insyirah dan al-Ikhlāṣ pada amalan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah di Desa Puger Wetan memiliki latar belakang dan keunikan yakni membaca surah al-Insyirah sebanyak 1000 kali dan membaca surah al-Ikhlāṣ sebanyak 79 kali secara bersamaan. Dilakukan setiap satu minggu sekali pada hari kamis ba‟da sholat maghrib berjamaah.
Fokus penelitian pada skripsi ini terbagi menjadi dua poin utama yang akan dikaji secara mendalam yakni: 1) Bagaimana historis fenomena praktik pembacaan surah al-Insyirah dan al-Ikhlāṣ pada Amalan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah di Desa Puger Wetan? 2) Apa pemaknaan masyarakat terhadap pembacaan surah al-Insyirah dan al-Ikhlāṣ pada Amalan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah di Desa Puger Wetan? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1)
Untuk mengetahui historis fenomena praktik pembacaan surah al-Insyirah dan alIkhlāṣ dalam amalan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah di Desa Puger Wetan 2) Untuk mengetahui pemaknaan masyarakat terhadap praktik pembacaan surah al-Insyirah dan al-Ikhlāṣ pada Amalan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah di Desa Puger Wetan
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersumber dari data lapangan (field research) dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori sosiologi Karl Manheimn yang menyatakan bahwa tindakan manusia dibentuk oleh dua dimensi yaitu perilaku (behaviour) dan makna (meaning).
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwasannya kegiatan pembacaan amalan ini dianalisis menggunakan teori sosiologi pengetahun karl manheimn meliputi tiga poin yakni: 1.) Makna objektif yakni pembacaan surah al-Insyirah dan al-Ikhlāṣ dalam kegiatan tarekat merupakan amalan wirid dan dzikir yang rutin dilakukan oleh para jamaah. 2.) Makna ekspresif, yakni pemaknaan masyarakat terhadap surah al-Insyirah dan al-Ikhlāṣ pada amalan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah. Adapun pemaknaan masyarakat terhadap surah alInsyirah pada amalan Tarekat diantaranya: Media Penenang hati, memudahkan urusan, menjaga hati dari sifat buruk, ikhtiyar memperoleh pahala, melancarkan rezeki, dan penghormatan kepada guru tarekat. Sedangkan pemaknaan masyarakat terhadap surah al-Ikhlas pada amalan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah diantaranya: Landasan iman, meneladani sifat-sifat Allah, konsep tauhid, serta permohonan doa dan perlindungan. 3.) Makna dokumenter, yakni upaya melestarikan tradisi keagamaan yang telah mengakar lama di Desa Puger Wetan dan mengharapkan keberkahan serta rahmat dari Allah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220405 Religion and Society |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ms Putri Ayu Camelia |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 04:02 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 04:02 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51439 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
