Ulil Khija, Mohammad (2025) JUDI ONLINE SEBAGAI ALASAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA JEMBER (Studi Putusan Hakim Nomor 967/Pdt.G/2025/PA.Jr). Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Revisi Skripsi Ulil wm(1).pdf Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK
Mohammad Ulil Khija, 2025 : Judi Online Sebagai Alasan Perceraian Di Pengadilan Agama Jember (Studi Putusan Hakim Nomor 967/Pdt.G/2025/PA.Jr)
Kata Kunci : Judi Online, Alasan Perceraian, Pengadilan Agama Jember
Persoalan perceraian akibat perjudian baik itu judi online, sabung ayam dan lainnya banyak terjadi di daerah di Indonesia, salah satunya terjadi di daerah Kabupaten Jember. Berdasarkan data Pengadilan Agama Jember perceraian tahun 2022 5897 kasus cerai karena perjudian 5 kasus, tahun 2023 5337 kasus cerai karena perjudian 17kasus, tahun 2024 5499 kasus cerai karena perjudian 29 kasus dan tahun 2025 3906 kasus cerai karena perjudian 17 kasus.
Fokus penelitian pada skripsi ini adalah: 1) Bagaimana duduk perkara perceraian karena alasan judi online dalam putusan nomor 967/Pdt.G/2025/PA.Jr di Pengadilan Agama Jember? 2) Bagaimana pertimbangan hakim dalam putusan Nomor 967/Pdt.G/2025/PA.Jr di Pengadilan Agama Jember?
Tujuan penelitian ini ialah: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis duduk perkara perceraian karena alasan judi online dalam putusan nomor 967/Pdt.G/2025/PA.Jr di Pengadilan Agama Jember. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hakim dalam putusan nomor 967/Pdt.G/2025/PA.Jr di Pengadilan Agama Jember.
Penelitian ini menggunakan metode normatif (legal research) melalui pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus.
Kesimpulan hasil penelitian ini : 1) Dalam duduk perkara Putusan Nomor 967/Pdt.G/2025/PA.Jr judi online menjadi alasan perceraian suami istri, karena kelalaian suami dalam menjalankan tanggung jawab sebagai kepala keluarga, lalai memberikan nafkah dan mengalami perselisihan terus menerus dan malas bekerja. 2) Berdasarkan pertimbangan hukum yang digunakan oleh Majelis Hakim, dapat disimpulkan bahwa putusan cerai dalam perkara ini telah didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku, baik menurut hukum positif maupun hukum Islam. Majelis Hakim mendasarkan pertimbangannya pada Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975, serta Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam yang mengatur bahwa perceraian dapat dilakukan apabila antara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan tidak ada harapan untuk hidup rukun kembali. Perilaku judi online yang dilakukan oleh tergugat dinilai sebagai bentuk kelalaian terhadap kewajiban sebagai suami, sekaligus sebagai penyebab utama rusaknya keharmonisan rumah tangga
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Unnamed user with email ulilkhija7@gmail.com |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 03:50 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 03:50 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51675 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
