KOMUNIKASI LINTAS AGAMA DALAM MERESPON KONFLIK KEAGAMAAN DI DESA SUKORENO KECAMATAN UMBULSARI KABUPATEN JEMBER

Setiawan, Mukhamad Ananda (2025) KOMUNIKASI LINTAS AGAMA DALAM MERESPON KONFLIK KEAGAMAAN DI DESA SUKORENO KECAMATAN UMBULSARI KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Mukhamad Ananda Setiawan_205103010013_SKRIPSI.pdf

Download (712kB)

Abstract

Kata Kunci: Komunikasi Lintas Agama, Konflik Keagamaan, Desa Sukoreno, Toleransi, Dialog Antarumat Beragama.

Konflik keagamaan sering kali muncul akibat perbedaan pemahaman, praktik ibadah, dan nilai-nilai simbolik yang dianut oleh masyarakat dengan latar belakang agama yang berbeda. Desa Sukoreno di Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember merupakan wilayah multikultural yang dihuni oleh penganut agama Islam, Kristen, Hindu, dan aliran kepercayaan Sapta Darma. Dalam konteks ini, penelitian ini berfokus pada dinamika komunikasi lintas agama sebagai upaya resolusi terhadap konflik yang terjadi, khususnya terkait penggunaan lahan pemakaman oleh komunitas Sapta Darma.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola komunikasi yang digunakan oleh masyarakat Desa Sukoreno dalam merespon konflik keagamaan, mengidentifikasi peran para tokoh agama dalam membangun dialog antarumat beragama, serta menggali faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses komunikasi lintas iman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat lintas agama dan tokoh-tokoh lokal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lintas agama di Desa Sukoreno berlangsung secara dialogis dan persuasif melalui musyawarah desa, peran aktif tokoh lintas agama, serta forum informal antarwarga. Konflik yang sempat memanas berhasil diredam dengan pendekatan kesetaraan hak dan penghormatan terhadap perbedaan ritus keagamaan. Proses ini menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, inklusif, dan didasarkan pada nilai-nilai lokal seperti gotong royong dan toleransi menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan komunikasi lintas agama di Desa Sukoreno terletak pada kemampuan masyarakat dan tokoh agama untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun solidaritas sosial. Namun, tantangan seperti stereotip antarumat dan prasangka masih menjadi hambatan yang memerlukan upaya berkelanjutan dalam pendidikan lintas iman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200101 Communication Studies
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200102 Communication Technology and Digital Media Studies
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: mr Mukhamad Ananda Setiawan
Date Deposited: 07 Jan 2026 01:30
Last Modified: 07 Jan 2026 01:30
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51735

Actions (login required)

View Item View Item