Nrimo Ing Pandum Sebagai Pendekatan Indegenous Counseling Dalam Bimbingan Dan Konseling Islam Untuk Mengatasi Quarter Life Crisis

Purnawan, Adam Rizki (2025) Nrimo Ing Pandum Sebagai Pendekatan Indegenous Counseling Dalam Bimbingan Dan Konseling Islam Untuk Mengatasi Quarter Life Crisis. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
ADAM RIZKI PURNAWAN_211103030038.pdf

Download (27MB)

Abstract

Adam Rizki Purnawan, 2025: Nrimo Ing Pandum Sebagai Pendekatan Indegenous Counseling Dalam Bimbingan Dan Konseling Islam Untuk Mengatasi Quarter Life Crisis.
Kata Kunci: Nrimo Ing Pandum, Indigenous Counseling, Bimbingan dan Konseling Islam, Quarter Life Crisis, Dewasa Awal.
Fenomena quarter life crisis (QLC) pada fase dewasa awal ditandai oleh kecemasan arah hidup, kebingungan identitas, tekanan sosial, serta ketidakseimbangan dalam memahami batas kendali diri terhadap masa depan. Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) memandang QLC tidak semata dipahami sebagai gangguan emosional, melainkan sebagai fase ujian perkembangan yang menuntut keseimbangan antara ikhtiar, pengelolaan qalb, dan penerimaan terhadap ketentuan Allah Swt. Namun, pendekatan konseling yang digunakan selama ini masih didominasi perspektif Barat dan belum sepenuhnya mengakomodasi kearifan lokal yang kontekstual dengan budaya konseli. Oleh karena itu, falsafah hidup Jawa nrimo ing pandum dipandang relevan untuk dikaji sebagai pendekatan indigenous counseling dalam BKI.
Penelitian ini berfokus pada dua hal, yaitu: (1) penerapan nrimo ing pandum sebagai pendekatan indigenous counseling dalam Bimbingan dan Konseling Islam untuk menghadapi quarter life crisis, dan (2) peran sikap menerima dalam nrimo ing pandum dalam menjaga proaktivitas individu dalam menyelesaikan masalah kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konseptualisasi dan implementasi nilai nrimo ing pandum dalam kerangka BKI serta menganalisis apakah sikap menerima tersebut bersifat adaptif dan mendorong proaktivitas, bukan fatalisme.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, artikel ilmiah, jurnal, dan literatur relevan yang membahas quarter life crisis, nrimo ing pandum, indigenous counseling, dan Bimbingan dan Konseling Islam. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis), sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nrimo ing pandum dapat diterapkan sebagai pendekatan indigenous counseling yang selaras dengan nilai-nilai BKI, terutama dalam menata keseimbangan antara ikhtiar manusia dan penerimaan terhadap hasil (pandum). Pada fokus pertama, nrimo ing pandum berfungsi sebagai kerangka kognitif-spiritual yang membantu individu merekonstruksi QLC sebagai proses pertumbuhan, bukan kegagalan hidup. Pada fokus kedua, sikap menerima dalam nrimo ing pandum terbukti tidak bersifat pasif, melainkan mampu menyeimbangkan locus of control internal dan eksternal, sehingga individu tetap proaktif, realistis, dan terarah dalam menyelesaikan masalah. Nilai syukur, sabar, dan tawakal yang terkandung di dalamnya berperan dalam menstabilkan kondisi qalb, menurunkan tekanan perfeksionisme, serta memperkuat ketahanan psikologis individu dewasa awal. Dengan demikian, nrimo ing pandum memiliki relevansi kuat sebagai pendekatan konseling Islam yang holistik, kontekstual, dan berbasis kearifan lokal dalam menghadapi quarter life crisis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1799 Other Psychology and Cognitive Sciences > 179999 Psychology and Cognitive Sciences not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Adam Purnawan
Date Deposited: 07 Jan 2026 06:14
Last Modified: 07 Jan 2026 06:14
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51783

Actions (login required)

View Item View Item