Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Dana Pihak Ketiga Pada Bank Syariah Di Indonesia

Meilani, Adinda (2025) Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Dana Pihak Ketiga Pada Bank Syariah Di Indonesia. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
ADINDA MEILANI E20191239.pdf

Download (4MB)

Abstract

Adinda Meilanni N.P., Nadia Azalia Putri,M.M. 2025: Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Dana Pihak Ketiga pada Bank Syariah di Indonesia.
Kata Kunci: Inflasi, Nilai Tukar, Jumlah Uang Beredar, Dana Pihak Ketiga

Dana Pihak Ketiga merupakan komponen modal utama bagi bank syariah, karena dana pihak ketiga merupakan variabel penting yang menjadi sumber utama dana bank. Bank dengan nilai dana pihak ketiga yang baik mencerminkan kondisi permodalan yang baik.
Fokus masalah yang di teliti dalam skripsi ini adalah: 1) Apakah inflasi berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia? 2) Apakah nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia? 3) Apakah jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia? 4) Apakah inflasi, nilai tukar dan jumlah uang beredar berpengaruh secara simultan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui apakah inflasi berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia? 2) untuk mengetahui apakah nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia? 3) untuk mengetahui apakah jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia? 4) untuk mengetahui apakah inflasi, nilai tukar dan jumlah uang beredar berpengaruh secara simultan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia?
Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data time series triwulan periode 2013–2023 yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Otoritas Jasa Keuangan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS, serta dilengkapi dengan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari inflasi, nilai tukar, dan jumlah uang beredar sebagai variabel independen, serta dana pihak ketiga sebagai variabel dependen.
Penelitian ini memperoleh kesimpulan 1) Hasil penelitian menunjukkan Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada Bank Syariah di Indonesia. Nilai signifikansi sebesar 0,143 > 0,05 2) Nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada bank syariah di Indonesia. Hal ini dibuktikan melalui nilai signifkansi sebesar 0,002 < 0,05 3) Jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap dana pihak ketiga pada bank syariah di Indonesia dengan nilai signifkansi 0,000 <0,001 , jauh dibawah batas 0,05 4) Secara simultan, Inflasi, Nilai Tukar dan Jumlah Uang Beredar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Dana Pihak Ketiga dengan nilai signifikansi <0,000 yang artinya lebih kecil dari 0,05.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140103 Mathematical Economics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah
Depositing User: Ms Adinda Putri
Date Deposited: 07 Jan 2026 03:06
Last Modified: 07 Jan 2026 03:06
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51785

Actions (login required)

View Item View Item