Komariah, Sefi (2025) PROSES PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN FASE KERJA MASON MATERI FUNGSI DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EXTROVERT DAN INTROVERT SISWA KELAS VIII SMPN 1 SILO JEMBER. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Sefi Komariah-212101070038.pdf Download (7MB) |
Abstract
Pemecahan masalah merupakan salah satu tujuan umum pembelajaran
matematika yang dirumuskan oleh NCTM (National Council of Teacher of
Mathematics), di samping komunikasi, bernalar, koneksi, dan representasi. Salah
satu faktor yang mempengaruhi pemecahan masalah yakni potensi. Potensi yang
ada di dalam diri siswa dapat berupa kepribadian yang berbeda yakni extrovert dan
introvert sehingga dapat mempengaruhi siswa dalam memecahkan masalah. oleh
karena itu, diperlukan penelitian untuk mendeskripsikan pemecahan masalah siswa
ditinjau dari tipe kepribadian extrovert dan introvert
Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan proses pemecahan
masalah fungsi berdasarkan fase kerja mason dengan tipe kepribadian extrovert
kelas VIII SMPN 1 Silo Jember, 2) Mendeskripsikan proses pemecahan masalah
fungsi berdasarkan fase kerja mason dengan tipe kepribadian introvert kelas VIII
SMPN 1 Silo Jember
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pemilihan
subjek berdasarkan teknik purposive sampling. Subyek dalam penelitian ini
sebanyak 2 siswa, dengan 1 siswa tipe kepribadian extrovert dan 1 siswa tipe
kepribadian introvert. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
angket tipe kepribadian, tes pemecahan masalah, wawancara dan dokumentasi.
Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa kondensasi data, penyajian data
dan menarik kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan
triangulasi waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) proses pemecahan masalah yang
dilakukan siswa dengan tipe kepribadian introvert dimulai pada fase entry
melakukan aktivitas memahami soal secara seksama, menuliskan apa yang
diketahui dan ditanya, dan membuat simbol, model matematika, gambar, atau
diagram. Dan pada fase attack melakukan aktivitas mencoba langkah penyelesaian
dan memberikan alasan logis, namun tidak melakukan aktivitas mengajukan
dugaan. Pada fase review melakukan aktivitas memeriksa kembali, dan tidak
melakukan aktivitas menemukan hal penting yang dapat dipelajari dari
penyelesaian, tidak mencoba penyelesaian yang lain, serta tidak
menggeneralisasikan hasil ke konteks yang lebih luas. 2) Siswa dengan tipe
kepribadian extrovert dimulai pada fase entry melakukan aktivitas memahami soal
secara seksama, menuliskan apa yang diketahui dan ditanya, serta membuat simbol,
model matematika, gambar, atau diagram. Dan pada fase attack melakukan
aktivitas mengajukan dugaan, mencoba langkah penyelesaian dan memberikan
alasan logis. Pada fase review melakukan aktivitas memeriksa kembali, dan
menggeneralisasikan hasil ke konteks yang lebih luas, namun tidak melakukan
aktivitas menemukan hal penting yang dapat dipelajari dari penyelesaian dan tidak
mencoba penyelesaian yang lain.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 01 MATHEMATICAL SCIENCES > 0101 Pure Mathematics > 010111 Real and Complex Functions (incl. Several Variables) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika |
| Depositing User: | proses pem sefi komariah |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 08:24 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 08:24 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51840 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
