Relevansi Riya’ Dalam Al-Qur’an Terhadap Perilaku Like Addiction: Kajian Analisis Teori Double Movement

Muhammad Rafi, Qomaruzzaman (2025) Relevansi Riya’ Dalam Al-Qur’an Terhadap Perilaku Like Addiction: Kajian Analisis Teori Double Movement. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Muhammad Rafi Qomaruzzaman_212104010061.pdf

Download (1MB)

Abstract

Fenomena penggunaan media sosial pada era digital menunjukkan kecenderungan meningkatnya orientasi pengguna terhadap respons sosial berupa like, komentar, dan pengakuan publik. Kondisi ini melahirkan gejala yang dalam kajian kontemporer dikenal sebagai like addiction, yaitu ketergantungan emosional terhadap validasi digital. Fenomena tersebut tidak hanya berdampak pada aspek psikologis, tetapi juga menimbulkan persoalan etis dalam praktik keberagamaan, khususnya terkait dengan konsep riya’ dalam ajaran Islam. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini berfokus pada relevansi konsep riya’ dalam Al-Qur’an terhadap fenomena like addiction sebagai realitas sosial di era digital.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji konsep riya’ dalam Al-Qur’an berdasarkan penafsiran para mufasir dan (2) merelevansikan nilai-nilai Al-Qur’an tentang riya’ dengan fenomena like addiction menggunakan teori Double Movement Fazlur Rahman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an, kitab tafsir, dan Sirah Nabawiyah serta sumber sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan penelitian empiris yang membahas kecanduan media sosial dan perilaku adiktif digital.
Analisis data dilakukan dengan menerapkan teori Double Movement, yaitu dengan menelusuri makna historis ayat-ayat tentang riya’ pada konteks awal turunnya Al-Qur’an, kemudian menggeneralisasi nilai moralnya untuk diterapkan pada konteks fenomena like addiction di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun like addiction merupakan fenomena modern, pola perilaku yang mendasarinya memiliki kesesuaian nilai dengan konsep riya’, khususnya dalam hal orientasi pencitraan, pencarian pengakuan sosial, dan penggeseran niat dari dimensi internal ke eksternal. Al-Qur’an menekankan pentingnya keikhlasan dan pengendalian motivasi dalam beramal, yang relevan untuk dijadikan dasar etika bermedia sosial.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep riya’ dalam Al-Qur’an memiliki relevansi yang signifikan terhadap fenomena like addiction, terutama sebagai kerangka etis untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab moral dalam aktivitas digital. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur’an dapat berfungsi sebagai pedoman dalam merespons tantangan etika di era media sosial.
Kata Kunci: Riya, Like Addiction, Double Movement

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170111 Psychology of Religion
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Rafi Zaman
Date Deposited: 08 Jan 2026 01:18
Last Modified: 08 Jan 2026 01:18
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51865

Actions (login required)

View Item View Item