Abrori, Azka Masyfu' (2025) Etika Bermedia Sosial Dalam Tafsir Al- Humazah Pada Uraian Quraish Shihab Melalui Channel Youtube. Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.
|
Text
watermark SKRIPSI AZKA.pdf Download (961kB) |
Abstract
Kata Kunci: Etika, Media Sosial, Tafsir Al- Humazah, Quraish Shihab, Youtube.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya perilaku tidak etis di media sosial, seperti penghinaan, penyebaran hoaks, dan ujaran kebencian, yang menunjukkan terjadinya krisis etika komunikasi di ruang digital. Fenomena tersebut mencerminkan degradasi nilai moral dalam praktik bermedia sosial. Surah al- Humazah secara tegas mengecam perilaku humazah (mencela secara tidak langsung melalui gibah dan isyarat) dan lumazah (menghina secara verbal), serta memperingatkan dampak moral dan spiritual dari perilaku tersebut. Oleh karena itu, penafsiran Surah Al-Humazah oleh Quraish Shihab yang disampaikan melalui media digital menjadi relevan untuk dikaji dalam konteks etika bermedia sosial.
Rumusan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada dua pertanyaan utama, yaitu: (1) bagaimana penafsiran Quraish Shihab terhadap Surah al- Humazah dalam kaitannya dengan nilai-nilai etika sosial dan komunikasi; dan (2) bagaimana konstruksi etika bermedia sosial yang tercermin dalam penafsiran Surah al- Humazah menurut Quraish Shihab melalui tayangan YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dimensi etis dalam tafsir Al-Humazah serta relevansinya terhadap praktik komunikasi digital kontemporer.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian etnografi virtual. Data primer diperoleh dari video ceramah Quraish Shihab yang disiarkan melalui Channel YouTube Najwa Shihab dan Simpan Sehat, serta diperkuat dengan sumber data sekunder berupa kitab Tafsir Al-Mishbah dan literatur ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough untuk mengkaji teks, praktik wacana, dan praktik sosial dalam penyampaian tafsir Al-Qur’an di ruang digital.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Quraish Shihab menafsirkan Surah Al-Humazah ayat 1–9 sebagai pedoman etika sosial yang menekankan larangan mencela, menghina, dan merendahkan martabat orang lain, baik secara langsung maupun simbolik; dan (2) penafsiran tersebut merepresentasikan konstruksi etika bermedia sosial yang menuntut tanggung jawab moral, kesantunan berbahasa, serta kesadaran etis dalam komunikasi digital. Tafsir Al-Humazah dalam konteks ini berfungsi sebagai wacana keagamaan yang mampu merespons problem etika komunikasi di era media sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Azka Masyfu' |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 04:02 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 04:02 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51927 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
