Pelaksanaan mediasi penal terhadap tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban perspektif hukum positif dan hukum islam (Studi kasus kecelakaan kerja Di desa Karang Kedawung Kec. Mumbulsari Kab. Jember)

tilla, Marda (2025) Pelaksanaan mediasi penal terhadap tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban perspektif hukum positif dan hukum islam (Studi kasus kecelakaan kerja Di desa Karang Kedawung Kec. Mumbulsari Kab. Jember). Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Shiddiq jember.

[img] Text
SKRIPSI MARDATILLA_212102040020.pdf

Download (2MB)

Abstract

Mardatilla, 2025: Pelaksanaan Mediasi Penal terhadap Tindak Pidana Kelalaian yang Mengakibatkan Hilangnya Nyawa Korban Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam (Studi Kasus Kecelakaan Kerja di Desa Karang Kedawung Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember).
Kata Kunci: Mediasi Penal, Kelalaian, Hukum Positif, Hukum Islam, Restorative Justice.
Pada umumnya tindak pidana yang berkaitan dengan hilangnya nyawa orang lain merupakan tindak pidana serius yang penyelesaian nya melalui proses litigasi namun dalam kenyataannya praktek di desa karang kedawung kecamatan mumbulsari kabupaten Jember kelalaian akibat kecelakaan kerja yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain dapat di selesaikan melalui mekanisme mediasi penal.
Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan mediasi penal pada tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa di Desa Karang Kedawung? 2) Bagaimana perspektif hukum positif terhadap pelaksanaan mediasi penal dalam kasus tersebut? 3) Bagaimana pandangan hukum pidana Islam terhadap penyelesaian kasus kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa melalui mediasi penal?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan pelaksanaan mediasi penal pada kasus kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa; 2) Menganalisisnya menurut hukum positif; 3) Menganalisisnya menurut hukum pidana Islam
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dan dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan mediasi penal dalam kasus kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa di Desa Karang Kedawung dilakukan melalui pendekatan restorative justice dengan melibatkan pelaku, keluarga korban, dan pihak kepolisian sebagai mediator, yang menghasilkan kesepakatan damai di luar jalur peradilan karena peristiwa terjadi tanpa unsur kesengajaan. 2) Ditinjau dari hukum positif, kecelakaan kerja di Desa Karang Kedawung tergolong kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa sebagaimana Pasal 359 KUHP. Namun, penyelesaiannya dapat dilakukan melalui mediasi penal karena tidak bertentangan dengan Pasal 5 Perpol No. 8 Tahun 2021 dan Perja RI No. 15 Tahun 2020, sebab ancaman pidananya tidak melebihi lima tahun dan bukan pengulangan tindak pidana. 3) Dalam hukum pidana Islam, perbuatan ini tergolong qatl al-khata’ (pembunuhan karena kesalahan) dengan sanksi diyat dan kaffarah, namun karena ada pemaafan dari keluarga korban, maka qisas tidak diberlakukan; penyelesaian dilakukan melalui konsep ṣulḥ (perdamaian) yang sejalan dengan prinsip restorative justice dan menekankan pemulihan hubungan serta kemaslahatan bersama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180110 Criminal Law and Procedure (incl. Islamic Criminal Law, Jinayat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Ms Marda tilla
Date Deposited: 09 Jan 2026 02:18
Last Modified: 09 Jan 2026 02:18
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/52000

Actions (login required)

View Item View Item