Ramadani, Akbar (2026) Wanprestasi Perjanjian Sewa Menyewa Rumah Dalam Perspektif Hukum Islam ( Studi Kasus Dusun Gaplek Desa Suci Kecamatan panti). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Skripsi Akbar Watermark 12.pdf Download (1MB) |
Abstract
Islam dalam persoalan sewa menyewa perlu adanya tanggung jawab dan
kepastian akad. Praktik sewa menyewa rumah di Desa Suci Dusun Gaplek
Kecamatan Panti menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan perjanjian
yang telah disepakati dengan realisasi pelaksanaan. Sehingga ditemukan adanya
wanprestasi di masyarakat yang mana terjadi pelanggaran perjanjian yang
dilakukan oleh kedua belah pihak.
Dalam penelitian ini yang menjadi fokus penelitian adalah 1. Bagaimana
Praktik Pelaksanaan Sewa Menyewa Rumah di Desa Suci Dusun Gaplek
Kecamatan Panti. 2. Bagaimana Bentuk Bentuk Wanprestasi di Desa Suci Dusun
Gaplek Kecamatan Panti? 3. Bagaimana penyelesaian wanprestasi di Desa Suci
Dusun Gaplek Kecamatan Panti ditinjau dari Perspektif Hukum Islam.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana praktek
terhadap pelaksanaan sewa menyewa rumah di Desa Suci Dusun Gaplek
Kecamatan Panti dan Mendeskripsikan bentuk penyelesaian wanprestasi rumah di
Desa Suci Dusun Gaplek Kecamatan Panti ditinjau dari Hukum Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan menggunakan
pendekatan sosiologi hukum, metode pengumpulan data menggunakan observasi,
interview, dan dokumentasi, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan
data yang yang digunakan dalam penelitian ini ialah triangulasi.
Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, Praktik
sewa rumah di Desa Suci Dusun Gaplek pada dasarnya telah dilaksanakan sesuai
dengan prinsip akad ijarah dalam hukum Islam, namun masih ditemukan kasus
wanprestasi akibat kurangnya kesadaran hukum dan kepatuhan terhadap isi
perjanjian, Praktik sewa menyewa rumah di Desa Suci Dusun Gaplek telah
memenuhi rukun dan syarat akad ijarah menurut hukum Islam, namun dalam
pelaksanaannya masih sering terjadi wanprestasi dari pihak penyewa. Bentuk
wanprestasi yang ditemukan meliputi keterlambatan pembayaran uang sewa,
kerusakan pada bagian rumah yang disewa, serta perubahan struktur bangunan
tanpa izin dari pemilik rumah. Penyebab utama terjadinya wanprestasi tersebut
adalah kurangnya kesadaran hukum dan pemahaman terhadap isi perjanjian, serta
lemahnya pengawasan dari pihak pemilik rumah. Selain itu, penyelesaian
wanprestasi di lingkungan desa umumnya dilakukan secara kekeluargaan melalui
teguran atau musyawarah tanpa proses hukum formal, yang meskipun menjaga
keharmonisan sosial, namun berpotensi mengurangi kepatuhan terhadap
perjanjian sewa yang telah disepakati.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012710 al-Ijarah & al-Ju’alah (Sewa-menyewa & Kontrak Kerja) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam |
| Depositing User: | MR Akbar Ramadhani |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 01:32 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 01:32 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/52226 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
