Shodik, Ahmad Fajar (2025) INTERPRETASI HADIS-HADIS KEPEMIMPINAN DALAM PANDANGAN ULAMA SUNI DAN SYIAH. Doctoral thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text (Disertasi S3 Ahmad Fajar Shodik)
Disertasi FInal - Ahmad Fajar Shodik Watermark.pdf - Other Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Shodik, Ahmad Fajar, 2025. Interpretasi Hadis-hadis Kepemimpinan dalam Pandangan Ulama Suni dan Syiah (Tinjauan Hermeneutik Perspektif Hans George Gadamer). Program Studi: Studi Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Promotor: Prof. Dr. H. Aminullah, M.Ag. Co-Promotor: Prof. Dr. H. Faisol Nasar Bin Madi, M.A.
Kata kunci: Hadis Kepemimpinan, Hermeneutik, Suni, Syiah.
Penelitian ini berangkat dari perbedaan mendasar antara Suni dan Syiah terkait konsep kepemimpinan pasca wafatnya Nabi Muhamamd saw. Suni menekankan musyawarah dan legitimasi sanad-matan hadis, sementara Syiah meyakini imamah sebagai kepemimpinan ilahi yang diwariskan melalui penunjukan langsung. Perbedaan ini tidak hanya melahirkan perbedaan teologis, tetapi jugaberdampak pada praktik sosial, politik bahkan konflik antarumat sebagaimana terlihat dalam sejarah maupun beberapa kasus di Indonesia. Sehingga kemudian dipandang perlu untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan alasan dib’Ali>k perbedaan mendasar tersebut berdasarkan pada hadis-hadis yang dijadikan sebagai landasan dari kedua kelompok tersebut.
Maka dari konteks penelitian di atas, dirumuskan fokus kajian dalam penelitian ini yaitu, 1)Bagaimana redaksi hadis-hadis kepemimpinan rujukan ulama Suni dan Syiah, 2) Bagaimana perbandingan Pemahaman Ulama Suni dan Syiah mengenai Konsep Kepemimpinan (ima>mah) dalam Islam, 3) bagaimana Analisis terhadap pandangan ulama Suni dan Syiah perspektif Hermeneutik Hans George Gadamer?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk menemukan konsep kepemimpinan antar Suni dan Syiah dan mengurai perbandingannya serta mengidentifikasi implikasi dari perbedaan pemahaman Suni dan Syiah mengenai Konsep kepemimpinan. Sedangkan metode penelitian yang dipakai Adalah pendekatan deskriptif dengan jenis studi kepustakaan yang menggunakan analysis content sebagai teknik pengumpulan data dan pada fase uji keabsahan dilakukan dengan cara triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara ulama Suni dan Syiah dalam memahami hadis tentang kepemimpinan terletak pada sumber dan statusnya. Suni menunjuk hadis yang lebih umum, menekankan fungsi kepemimpinan untuk menjaga ketertiban dan menganggapnya sebagai furu>’ al-di>n yang ditentukan melalui konsensus, sedangkan Syiah menitikberatkan pada hadis penunjukan ‘‘Ali> bin Abi> T}a>lib dan keturunannya sebagai pemimpin yang ma’s}u>m, menjadikannya bagian dari us}u>l al-di>n yang ditetapkan langsung oleh Allah SWT. Analisis hermeneutik Gadamer menunjukkan bahwa perbedaan pra-pemahaman teologis membuat kedua kelompok tersebut menafsirkan teks dari horizon masing-masing, sehingga sulit mencapai titik temu meskipun menggunakan teks hadis yang sama. Namun, dalam praktik sejarah dan politik, keduanya justru menunjukkan fleksibilitas di mana Suni ber’Ali>h dari model khila>fah ideal ke sistem kerajaan demi stabilitas, sementara Syiah mengembangkan konsep al-wila>yah al-faqi>h untuk mengisi kekosongan kepemimpinan akibat ghaybah ima>m.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Program Doktoral > Studi Islam |
| Depositing User: | Mr Ahmad Fajar Shodik |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 01:18 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 01:18 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/52257 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
