Safitri, Anggun (2026) Tradisi Nikah Massal di Pondpok Pesantren Darul Falah Pusat Krian Sidoarjo Tahun 1992-2022. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Anggun Iris Safitri_221104040021.pdf Download (4MB) |
Abstract
Pernikahan merupakan salah satu institusi sosial yang memiliki makna
religius, sosial, dan budaya dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam
perkembangannya, berbagai tradisi pernikahan muncul sebagai bentuk penyesuaian
terhadap nilai agama dan kondisi sosial masyarakat, salah satunya adalah tradisi
nikah massal. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana legalisasi
pernikahan, tetapi juga memiliki peran dalam memperkuat solidaritas sosial serta
membantu pasangan yang mengalami keterbatasan ekonomi. Salah satu pesantren
yang melaksanakan tradisi tersebut adalah Pondok Pesantren Darul Falah Pusat
Krian Sidoarjo, yang sejak tahun 1992 secara berkala menyelenggarakan nikah
massal bagi para santrinya. Tradisi ini memiliki keunikan tersendiri karena proses
penjodohan hingga pelaksanaan akad nikah sepenuhnya dikelola oleh pengasuh
pesantren tanpa melalui tahapan ta’aruf dan khitbah sebagaimana praktik
pernikahan pada umumnya.
Fokus penelitian dalam skripsi ini terbagi menjadi tiga, yakni: 1) Bagaimana
kondisi sosial budaya di Pondok Pesantren Darul Falah Pusat Krian Sidoarjo?
2)Bagaimana latar belakang dan dinamika pelaksanaan tradisi nikah massal di
Pondok Pesantren Darul Falah Pusat Krian Sidoarjo tahun 1992-2022?
3)Bagaimana dampak tradisi nikah massal Pondok Pesantren Darul Falah Pusat
Krian Sidoarjo memengaruhi kehidupan masyarakat sekitar?. Adapun tujuan dari
penelitian ini adalah: 1) Untuk menelusuri kondisi sosial budaya yang berkembang
di Pondok Pesantren Darul Falah Pusat Krian Sidoarjo. 2) Untuk mengkaji latar
belakang serta dinamika pelaksanaan tradisi nikah massal di Pondok Pesantren
Darul Falah Pusat Krian Sidoarjo selama rentang tahun 1992–2022. 3) Untuk
menelusuri dampak tradisi nikah massal di Pondok Pesantren Darul Falah Pusat
Krian Sidoarjo terhadap kehidupan masyarakat sekitar.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan
pemilihan topik, heuristik, verifikasi sumber, interpretasi, dan historiografi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi nikah massal di Pondok
Pesantren Darul Falah Pusat Krian Sidoarjo merupakan praktik sosial-keagamaan
yang berakar pada visi dakwah pendiri pesantren dan berkembang secara
berkelanjutan. Tradisi ini tidak hanya berfungsi untuk melegalkan pernikahan
secara agama dan negara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kader serta
perluasan jaringan pesantren melalui pendirian cabang di berbagai daerah. Selain
memperkuat nilai religius, solidaritas sosial, dan ketaatan santri terhadap kiai,
tradisi ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui
peningkatan aktivitas usaha dan efisiensi biaya pernikahan.
Kata Kunci: Nikah Massal, Pondok Pesantren Darul Falah, Tradisi Keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1601 Anthropology > 160104 Social and Cultural Anthropology 21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210202 Heritage and Cultural Conservation |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Anggun Safitri |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 04:11 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 04:11 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53039 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
