Penerapan Pembelajaran Berbasis Deep Learning di Sekolah Menengah Kejuruan Miftahul Ulum Besuki, Situbondo

Ridlo, Ahmad Wadud (2026) Penerapan Pembelajaran Berbasis Deep Learning di Sekolah Menengah Kejuruan Miftahul Ulum Besuki, Situbondo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Ahmad Wadud Ridlo_222101010069 .pdf

Download (4MB)

Abstract

Kata kunci: Penerapan, Deep Learning, Pembelajaran Mendalam, SMK..
Penerapan pembelajaran mendalam (Deep Learning) menjadi arah kebijakan baru pendidikan yang menekankan pemahaman konsep secara bermakna, keterlibatan aktif siswa, serta pengaitan materi dengan kehidupan nyata. Terlebih untuk mata pelajaran PAI yang menuntut siswa agar tidak hanya mengetahui dan menghafal materi yang diajarkan, melainkan untuk memahami secara mendalam dan bermakna esensi dari pembelajaran serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Sehingga hal ini menegaskan urgensi PAI dengan Deep Learning. Namun, keberhasilan penerapanya sangat bergantung pada masing-masing guru.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Deep Learning di SMK Miftahul Ulum Besuki khususnya pada guru PAI, sehingga diharapkan bisa membantu sekolah meningkatkan mutu pembelajaran. Fokus penelitian meliputi tiga aspek, yaitu: (1)Perencanaan pembelajaran berbasis Deep Learning, (2)pelaksanaan pembelajaran berbasis Deep Learning, (3)dan evaluasi pembelajaran berbasis Deep Learning yang dilakukan guru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ditentukan secara purposive sampling, yaitu guru PAI yang masih menggunakan metode konvensional walaupun sudah mencangkup prinsip Deep Learning. Dan guru IPAS sebagai pembanding yang memiliki pemahaman terkait pembelajaran Deep Learning. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis Deep Learning sudah terlihat walaupun pengembangan modul ajar belum merata. Pada tahap perencanaan, guru PAI ditemukan belum siap jika dibanding guru IPAS secara pemahaman dan administratif seperti modul ajar berbasis Deep Learning dan lebih mengandalkan pengalaman mengajar. Pada aspek pelaksanaan, pembelajaran guru PAI dan guru IPAS sudah menerapkan strategi pembelajaran yang mencangkup prinsip Deep Learning walaupun pemanfaatan media dan teknologi digital masih terbatas, sehingga guru lebih banyak menggunakan media tradisional. Dan pelaksanaan evaluasi oleh guru telah menerapkan prinsip Deep Learning melalui tanya jawab, diskusi, dan soal terbuka, meskipun instrumen evaluasi guru PAI belum dirancang secara terstruktur dan secara khusus berbasis Deep Learning.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130202 Curriculum and Pedagogy Theory and Development
13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130211 Religion Curriculum and Pedagogy
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Ahmad Wadud Ridlo
Date Deposited: 08 May 2026 06:50
Last Modified: 08 May 2026 06:50
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53163

Actions (login required)

View Item View Item