Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Berdasarkan Kriteria FRISCO dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual Materi PtLSV pada Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Self-Regulated Learning di SMP Plus Darus Sholah Jember.

Ghozali, Siti Khodijah (2026) Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Berdasarkan Kriteria FRISCO dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual Materi PtLSV pada Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Self-Regulated Learning di SMP Plus Darus Sholah Jember. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
SITI KHODIJAH GHOZALI_222101070023.pdf

Download (24MB)

Abstract

Siti Khodijah Ghozali, 2026: Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Berdasarkan Kriteria FRISCO dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual Materi PtLSV pada Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Self-Regulated Learning di SMP Plus Darus Sholah Jember.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kriteria FRISCO, Soal Kontekstual, Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (PtLSV), Self-Regulated Learning
Kemampuan berpikir kritis menjadi kompetensi paling mendesak di abad ke-21, namun kenyataan di lapangan masih jauh dari harapan. Data PISA 2022 menempatkan Indonesia di peringkat 65 dari 81 negara dengan skor matematika rata-rata 366, jauh di bawah rata-rata internasional 472. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan nyata bahwa sebagian besar siswa kita belum terbiasa berpikir secara mendalam dan terstruktur. Kemampuan mengatur diri dalam belajar atau Self-Regulated Learning (SRL) diduga menjadi salah satu faktor kunci yang memengaruhi kualitas berpikir kritis tersebut.
Tujuan penelitian adalah menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam perbedaan profil berpikir kritis ditinjau tingkat SRL dalam menyelesaikan soal kontekstual materi Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (PtLSV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga siswa kelas VIII A SMP Plus Darus Sholah Jember yang dipilih secara purposif berdasarkan tingkat SRL, yakni satu siswa SRL tinggi, satu SRL sedang, dan satu SRL rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga jalur yaitu angket SRL, tes soal kontekstual materi PtLSV yang terstruktur menurut enam kriteria FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, Overview), dan wawancara semi-terstruktur. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi teknik, yaitu membandingkan secara sistematis antara hasil tes tertulis, transkrip wawancara, dan catatan lapangan dari masing-masing subjek untuk memastikan konsistensi dan kedalaman data.
Hasil penelitian mengungkap perbedaan profil berpikir kritis yang mencolok di antara ketiga kelompok. Siswa dengan SRL tinggi memenuhi keenam kriteria FRISCO secara penuh dan mandiri pada kedua soal ia mampu mengidentifikasi seluruh informasi relevan (Focus), memberikan argumentasi berbasis fakta (Reason), menyusun model pertidaksamaan yang tepat (Inference), mengaitkan soal dengan situasi nyata secara spontan (Situation), menjelaskan setiap langkah dengan jelas (Clarity), dan melakukan pemeriksaan ulang menyeluruh (Overview). Siswa dengan SRL sedang memenuhi Reason dan Clarity secara penuh, namun Focus, Inference, Situation, dan Overview hanya terpenuhi Sebagian karena ia cenderung membutuhkan pancingan untuk mengaktifkan kemampuan reflektif dan koneksi kontekstual. Sementara itu, siswa dengan SRL rendah hanya memenuhi sebagian kecil indikator FRISCO, dengan Inference dan Overview sama sekali tidak terpenuhi; kegagalan di tahap Focus pada identifikasi informasi kritis berdampak berantai pada kesalahan di seluruh tahap berikutnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1607 Social Work > 160703 Social Program Evaluation
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: Ms Siti Khodijah Ghozali
Date Deposited: 19 May 2026 02:14
Last Modified: 19 May 2026 02:14
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53408

Actions (login required)

View Item View Item