Upaya Preventif Krisis Eksistensi Perspektif Logoterapi Dalam Tafsir Rūḥ al-Ma‘ānī.

Ramadhani, Muhammad Hasyim (2026) Upaya Preventif Krisis Eksistensi Perspektif Logoterapi Dalam Tafsir Rūḥ al-Ma‘ānī. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Muhammad Hasyim Ramadhani_221104010015.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kata kunci: krisis eksistensi, logoterapi, Rūḥ al-Ma‘ānī.
Krisis eksistensi merupakan kondisi psikologis yang ditandai oleh perasaan kehampaan makna hidup, kebingungan identitas, serta ketidakjelasan tujuan hidup. Fenomena ini kerap dialami oleh individu yang berada pada fase pencarian jati diri dan rentan terhadap tekanan sosial, perubahan nilai, serta standar keberhasilan yang bersifat materialistik. Dalam konteks ini, Al-Qur’an memuat nilai-nilai fundamental yang dapat menjadi landasan preventif dalam menghadapi krisis eksistensi, khususnya melalui perspektif mufasir sufistik seperti Al-Ālūsī.
Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini memiliki fokus penelitian pada dua aspek. Pertama, bagaimana penafsiran Al-Ālūsī terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan krisis eksistensi dalam tafsir Rūḥ al-Ma‘ānī. Kedua, bagaimana relevansi penafsiran tersebut sebagai upaya preventif dalam menghadapi krisis eksistensi, dengan menggunakan pendekatan logoterapi Viktor E. Frankl sebagai kerangka analisis yang mendukung pemaknaan hidup.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer penelitian ini adalah Tafsir Rūḥ al-Ma‘ānī karya Abū al-Tsanā’ al-Ālūsī, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang berkaitan dengan krisis eksistensi, psikologi eksistensial, serta teori logoterapi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif, analitik, dan implementatif, yaitu dengan memaparkan penafsiran al-Ālūsī terhadap ayat-ayat eksistensial, menganalisisnya melalui konsep logoterapi, kemudian merumuskannya sebagai konsep preventif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran al-Ālūsī terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan eksistensi, seperti QS. Adh-Dhāriyāt [51]: 56 tentang tujuan penciptaan manusia, QS. Al-Ḥadīd [57]: 20 tentang sifat sementara kehidupan dunia, serta QS. Al-Baqarah [2]: 155 tentang ujian kehidupan, menegaskan bahwa manusia diciptakan dengan tujuan yang jelas, yaitu beribadah kepada Allah dan mengarahkan kehidupannya pada makna transendental. Nilai-nilai tersebut memiliki kesesuaian dengan konsep utama dalam logoterapi, yaitu freedom of will, will to meaning, dan meaning of life. Dengan demikian, pemahaman terhadap nilai-nilai Qur’ani sebagaimana ditafsirkan oleh al-Ālūsī dapat membangun orientasi makna hidup yang kuat, sehingga berfungsi sebagai landasan preventif dalam menghadapi krisis eksistensi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Muhammad Hasyim Ramadhani
Date Deposited: 25 May 2026 06:56
Last Modified: 25 May 2026 06:56
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53594

Actions (login required)

View Item View Item