Irfani, Muhammad (2026) TEKNOLOGI REPRODUKSI MODERN DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN: ANALISIS BATASAN DAN NILAI ETIKA. Undergraduate thesis, UIN Kiai Achmad Siddiq Jember.
|
Text
MUHAMMAD IRFANI_222104010005.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK:
Perkembangan teknologi reproduksi modern seperti bayi tabung (IVF), inseminasi buatan, dan metode reproduksi modern lainnya telah membawa perubahan signifikan dalam cara manusia memperoleh keturunan. Teknologi ini menjadi solusi bagi pasangan yang mengalami infertilitas, namun di sisi lain juga memunculkan persoalan etika, hukum, dan keagamaan, khususnya terkait kejelasan nasab, kesucian pernikahan, serta martabat manusia. Al-Qur’an sebagai pedoman utama umat Islam tidak secara eksplisit membahas teknologi reproduksi modern, tetapi mengandung prinsip-prinsip universal tentang penciptaan manusia, hubungan suami istri, dan penjagaan keturunan yang relevan untuk dikaji lebih mendalam.
Penelitian ini berangkat dari dua rumusan masalah, yaitu: 1) bagaimana pandangan al-Qur’an terhadap reproduksi manusia; 2) bagaimana batasan dan nilai etika yang dijelaskan al-Qur’an terkait teknologi reproduksi modern. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) menganalisis pandangan al-Qur’an terhadap reproduksi manusia; 2) merumuskan batasan serta nilai etika dalam penggunaan teknologi reproduksi modern berdasarkan pandangan al-Qur’an.
Penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan (library research) dengan metode tafsir tematik (maudhu’i), yaitu menghimpun dan menganalisis ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan penciptaan manusia, keturunan, dan hubungan suami istri. Penelitian ini juga didukung oleh penafsiran mufasir klasik dan kontemporer serta pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya pemikiran Jasser Auda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an memandang reproduksi manusia sebagai sunnatullah yang harus dijalankan dalam ikatan pernikahan yang sah dan berlandaskan nilai etika ilahiyah. Teknologi reproduksi modern pada prinsipnya dapat diterima selama tidak melibatkan pihak ketiga yang berpotensi mencampurkan nasab dan melanggar kesucian hubungan suami istri. Nilai-nilai etika al-Qur’an seperti penjagaan nasab, tanggung jawab, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia menjadi batasan fundamental dalam pemanfaatan teknologi reproduksi modern.
Kata Kunci: al-Qur’an, teknologi reproduksi modern, nilai etika, nasab.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0699 Other Biological Sciences > 069999 Biological Sciences not elsewhere classified 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1109 Neurosciences > 110901 Autonomic Nervous System 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130199 Education systems not elsewhere classified 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ms Muhammad Irfani |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 01:59 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 01:59 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53688 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
