Utami, Nabila Putri (2026) Komunikasi Antarumat Beragama dan Praktik Toleransi Beragama di Kalangan Masyarakat Hindu dan Islam Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Tabanan Bali. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Skripsi_Nabila Putri Utami_222103010041.pdf Download (11MB) |
Abstract
Nabila Putri Utami, 2026: Komunikasi Antarumat Beragama dan Praktik Toleransi Beragama di Kalangan Masyarakat Hindu dan Islam Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Tabanan Bali
Kata Kunci: Komunikasi Antarumat Beragama, Toleransi Beragama, Keberagaman Agama
Indonesia merupakan negara yang dikenal dengan tingkat keberagamannya yang tinggi baik dari dari segi suku, bahasa, budaya, maupun agama. Keberagaman agama menjadi identitas sosial sebagai masyarakat majemuk. Nyatanya, keberagaman dalam realitas sosial masih menimbulkan konflik yang dipengaruhi oleh faktor sosial, politik, dan identitas kelompok. Konflik agama rentan terjadi apabila tidak dikelola melalui komunikasi yang efektif dan toleransi yang kuat. Di tengah dominasi masyarakat Hindu di Desa Banjar Anyar umat Islam tetap menjalankan aktivitas keagamaan dengan baik. Desa Banjar Anyar menunjukkan komunikasi antarumat beragama yang efektif dan internalisasi toleransi beragama terhadap masyarakat.
Penelitian memiliki fokus sebagai berikut: 1) Bagaimana upaya masyarakat Hindu dan Islam membangun komunikasi dalam praktik toleransi beragama Desa Banjar Anyar, Tabanan, Bali? 2) Apa bentuk praktik toleransi beragama di kalangan masyarakat Hindu dan Islam Desa Banjar Anyar Tabanan Bali?
Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui upaya masyarakat Hindu dan Islam membangun komunikasi dalam praktik toleransi beragama di Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Bali. 2) Untuk mengetahui bentuk praktik toleransi beragama di kalangan masyarakat Hindu dan Islam di Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Bali.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali lebih dalam bagaimana komunikasi antarumat beragama di Desa Banjar terbentuk sehingga merepresentasikan praktik toleransi yang ideal di kehidupan masyarakat dan menggunakan tinjauan teori William B. Gudykunst dan Young Yun Kim dan Konsep Moderasi beragama Kementerian Agama sebagai perspektif teoritik penelitian. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarumat beragama dibangun melalui mekanisme perizinan yang terstruktur, kegiatan sosial lintas agama, sinergi tokoh agama, serta pemanfaatan media digital. Proses ini mencerminkan kesadaran kolektif dalam menghargai perbedaan dan menjaga keseimbangan sosial. Praktik toleransi terwujud dalam struktur sosial yang inklusif, sikap saling menghormati, serta adaptasi dalam pelaksanaan tradisi keagamaan. Dengan demikian, toleransi di Desa Banjar Anyar tidak hanya bersifat normatif, tetapi nyata dalam kehidupan sosial dan menjadi fondasi harmoni antarumat beragama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2099 Other Language, Communication and Culture > 209999 Language, Communication and Culture not elsewhere classified 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220407 Studies in Religious Traditions (excl. Eastern, Jewish, Christian and Islamic Traditions) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Nabila Nabila Putri |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 04:03 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 04:03 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53863 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
