Husnultsabat, Ahmad Faris (2026) TAFSIR KATA QUWWAH DAN RELEVANSINYA DENGAN POLA HIDUP SEHAT MUSLIM. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Ahmad Faris Husnultsabat _222104010026.pdf Download (2MB) |
Abstract
Ahmad Faris Husnultsabat, 2026 : Tafsir Kata Quwwah dan Relevansinya dengan Pola Hidup Sehat Muslim
Kata kunci: quwwah, tafsir tematik, pola hidup sehat, Ibnu Katsir, al-Munir.
Konsep quwwah dalam al-Quran menjadi tema sentral dalam kajian tafsir tematik. Namun, pemahamannya sering kali sempit, hanya terfokus pada kekuatan fisik semata. Hal ini menyebabkan kurang optimalnya gagasan terhadap pola hidup sehat holistik bagi umat muslim di era modern yang diwarnai tantangan gaya hidup kurang aktif (mager) dan stres. Kata quwwah dalam al-Qur’an disebutkan sebanyak 42 kali tersebar di 25 surat yang mustahil semua kata quwwah memiliki arti kekuatan fisik saja. oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai penafsiran kata quwwah dan relevansinya dengan pola hidup sehat muslim. Maka penelitian ini berfokus pada (1) penafsiran kata quwwah dalam al-Qur’an, (2) relevansi quwwah dengan pola hidup sehat muslim.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran kata quwwah menurut tafsir Ibnu Katsir dan tafsir al-Munir, serta relevansinya terhadap pola hidup sehat muslim. Fokus pembahasan meliputi: (1) penafsiran quwwah dalam al-Qur’an (2) relevansi quwwah dengan pola hidup sehat muslim.
Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber primer mencakup al-Quran (QS. al-Anfal 8:60, Hud 11:52, ar-Rum 30:54) beserta tafsir Ibnu Katsir dan tafsir al-Munir. Sumber sekunder terdiri dari jurnal kesehatan Islam, skripsi terdahulu, serta rekomendasi WHO. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui pendekatan tafsir mauḍu’i menurut Abdul Hayy al-Farmawi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa quwwah dalam al-Qur’an tidak hanya bermakna kekuatan fisik, melainkan mengandung makna yang lebih luas sesuai konteks ayat, yakni kesiapan untuk menghadapi tantangan, kekuatan mental-spiritual, dan solidaritas sosial. Temuan tersebut menegaskan bahwa quwwah memiliki relevansi yang kuat dengan pola hidup sehat muslim, karena mendorong pemeliharaan jasmani melalui aktivitas fisik dan pengaturan kebutuhan tubuh, penguatan mental-spiritual melalui dzikir, istighfar, dan disiplin ibadah, serta penguatan solidaritas sosial melalui sikap saling mendukung dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, quwwah berfungsi sebagai landasan normatif dan praktis dalam mewujudkan pola hidup sehat yang holistik, seimbang, dan sesuai dengan ajaran Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | AHMAD FARIS HUSNULTSABAT |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 07:43 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 07:43 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53909 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
