Rohmawati, Zulfa (2026) ANALISIS AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG INSES DALAM PERSPEKTIF TAFSIR MAQĀṢIDI. Undergraduate thesis, UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ.
|
Text
Zulfa Rohmawati_222104010039.pdf Download (1MB) |
Abstract
Zulfa Rohmawati, 2026: Analisis Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Inses dalam Perspektif Tafsir Maqāṣidi
Kata Kunci: Inses, Tafsir Maqāṣidi, Mahram.
Inses merupakan hubungan seksual yang terjadi antar anggota keluarga yang mempunyai hubungan darah. Dewasa ini, kasus inses masih sering terjadi. Salah satu contoh seperti munculnya grup di sosial media yang berisi aktivitas predator seksual terhadap keluarga yang memiliki hubungan darah. Bukan hanya membagikan video dan foto, mereka juga menawarkan anggota keluarga mereka untuk dijadikan budak seksual. Tentu hal tersebut membuat ruang aman menjadi sempit khususnya bagi seorang perempuan yang kerap kali menjadi korban kekerasan seksual.
Dalam konteks ini, pembahasan tentang ayat-ayat Al-Qur’an mengenai inses dikaji dengan pendekatan tafsir maqāṣidi guna memperkaya wawasan pembaca dan harapan untuk edukasi masyarakat agar tetap tercipta rasa aman di tengah keluarga. Fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah:1) Bagaimana penafsiran ayat Al-Qur’an mengenai inses dalam tafsir maqāṣidi? 2) Bagaimana analisis maqāṣid al-sharī‘ah dalam ayat Al-Qur’an mengenai inses. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan pesan yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan larangan inses serta mengidentifikasi tujuan-tujuan syariat (maqāṣid al-sharī‘ah) di balik larangan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka. Sumber primer terdiri dari Al-Qur’an, kitab tafsir Rawā’i‘ al-Bayān dan kitab tafsir al-Taḥrīr wa al-Tanwīr serta buku karya Abdul Mustaqim. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis.
Penelitian ini menyajikan ayat-ayat Al-Qur’an yang menunjukkan bahwa inses dilarang secara tegas karena termasuk perbuatan keji (fāḥishah) yang merusak martabat manusia, keutuhan keluarga, dan keberlangsungan generasi. Larangan tersebut tercantum dalam QS. An-Nisā’ ayat 22–23 tentang keharaman menikahi mahram, QS. Al-Isrā’ ayat 32 tentang larangan zina, serta QS. An-Nisā’ ayat 9 mengenai pentingnya menjaga keturunan. Terdapat beberapa tujuan (maqāṣid) yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur’an mengenai inses yakni sebagai berikut: 1) ḥifẓ din, menjaga agama dengan meningkatkan ketaqwaan agar tidak terjerumus dalam tindakan inses. 2) ḥifẓ nafs, menjaga diri dari kerusakan mental dan fisik yang merupakan dampak utama dari kejahatan inses. 3) ḥifẓ nasl, menjaga keturunan dari dampak yang akan diterima oleh keturunan dari hasil hubungan inses seperti kelainan genetik dan kecacatan lainnya. 4) ḥifẓ ‘aql, menjaga kita dan keturunan dari lemah otak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Zulfa Rohmawati |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 01:46 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 01:46 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53932 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
