PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PRAKTIK JUDI DALAM TRADISI TAJEN ( KAJIAN DI MASYARAKAT ADAT BALI DESA ABIANTUWUNG TABANAN )

febriati ningsih, umrah (2026) PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PRAKTIK JUDI DALAM TRADISI TAJEN ( KAJIAN DI MASYARAKAT ADAT BALI DESA ABIANTUWUNG TABANAN ). Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Umrah Febriati Ningsih_211102040017.pdf

Download (4MB)

Abstract

Umrah Febriati Ningsih, 2026 : Penegakan Hukum Pidana Terhadap Praktik Judi Dalam Tradisi Tajen, (Kajian Di Masyarakat Adat Bali Desa Abiantuwung Tabanan)
Kata kunci: Penegakan Hukum, Tajen, Adat Bali, Hukum Positif, Tabuh Rah.
Tradisi tajen atau tabuh rah merupakan budaya masyarakat Hindu Bali yang dilaksanakan dalam upacara adat dan keagamaan tanpa tujuan perjudian. Namun, perkembangan sosial menyebabkan munculnya tajen liar yang mengandung unsur taruhan dan keuntungan ekonomi sehingga termasuk perjudian. Praktik ini bertentangan dengan hukum positif Indonesia dan hukum Islam, tetapi masih sering ditemukan di Bali, termasuk di Desa Abiantuwung, Tabanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penegakan hukum pidana terhadap praktik tajen liar serta batasan antara tajen adat dan tajen liar.
Fokus penelitian skripsi ini adalah: 1)Bagaimana pengaturan hukum pidana terhadap praktik tajen di masyarakat adat Bali, Khususnya di Desa Abiantuwung Tabanan? 2)Bagaimana pelaksanaan penegakan hukum pidana terhadap praktik tajen di masyarakat adat Bali, Desa Abiantuwung Tabanan ditinjau dari perspektif hukum positif dan hukum adat?
Tujuan Penelitian ini adalah: 1)Untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum pidana terhadap praktik tajen di masyarakat adat Bali, khususnya di Desa Abiantuwung, Kabupaten Tabanan. 2)Untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan penegakan hukum pidana terhadap praktik tajen di masyarakat adat Bali, Desa Abiantuwung, Kabupaten Tabanan, ditinjau dari perspektif hukum positif dan hukum adat.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian hukum empris, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan konseptual, sosiologi hukum dan sejarah hukum. Analisis data yang digunakan yaitu Deskriptif, Evaluatif, dan Prespektif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi.
Hasil penelitian adalah: 1)Praktik tajen di Desa Abiantuwung terbagi menjadi tajen adat dan tajen liar. Tajen adat dilaksanakan untuk kepentingan upacara adat dan keagamaan sehingga tidak sepenuhnya memenuhi unsur tindak pidana perjudian, sedangkan tajen liar mengandung unsur taruhan dan keuntungan ekonomi sehingga dapat dikategorikan sebagai tindak pidana perjudian menurut KUHP. 2) Penegakan hukum terhadap tajen liar dilakukan melalui perpaduan hukum positif dan hukum adat dengan melibatkan aparat penegak hukum, desa adat, dan tokoh masyarakat. Pelaksanaannya didukung oleh kerja sama antara aparat dan masyarakat, tetapi masih menghadapi hambatan seperti kuatnya pengaruh budaya, sulitnya membedakan tajen adat dan tajen liar secara langsung,
Serta lokasi judi yang sering berpindah pindah tempat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1608 Sociology > 160801 Applied Sociology, Program Evaluation and Social Impact Assessment
16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1608 Sociology > 160805 Social Change
16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1608 Sociology > 160807 Sociological Methodology and Research Methods
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180110 Criminal Law and Procedure (incl. Islamic Criminal Law, Jinayat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Ms Umrah Febriati Ningsih
Date Deposited: 05 Jun 2026 02:56
Last Modified: 05 Jun 2026 02:56
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54094

Actions (login required)

View Item View Item