TIUPAN SANGKAKALA (AṢ-ṢŪR) DALAM AL–QUR’AN: ANALISIS SEMIOTIK CHARLES SANDERS PEIRCE TERHADAP SIMBOL ESKATOLOGIS AL–QUR’AN QS.27:87;39:68;36:51

Laeli, Inayatul (2026) TIUPAN SANGKAKALA (AṢ-ṢŪR) DALAM AL–QUR’AN: ANALISIS SEMIOTIK CHARLES SANDERS PEIRCE TERHADAP SIMBOL ESKATOLOGIS AL–QUR’AN QS.27:87;39:68;36:51. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.

[img] Text
Inayatul Laeli_222104010021.pdf

Download (3MB)

Abstract

Inayatul Laeli, 2026: Tiupan Sangkakala (aṣ-ṣūr) dalam Al-Qur‟an: Analisis
Semiotik Charles Sanders Peirce terhadap Simbol Eskatologis Al-Qur‟an QS.27:
87;39: 68; 36: 51
Kata kunci: aṣ-ṣūr, semiotika, eskatologi, Charles Sanders Peirce
Al-Qur‘an sebagai kitab suci umat Islam memuat ajaran yang mencakup
berbagai aspek kehidupan, termasuk pembahasan tentang eskatologi yang
berkaitan dengan hari akhir. Salah satu simbol penting dalam ayat-ayat
eskatologis adalah tiupan sangkakala (aṣ-ṣūr), yang menandai peristiwa besar
seperti kehancuran alam semesta, kematian, dan kebangkitan manusia. Namun,
penafsiran terhadap simbol tersebut selama ini cenderung dipahami secara literal,
sehingga makna simbolik yang lebih mendalam belum sepenuhnya tergali.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana penafsiran aṣ-ṣūr
dalam QS. An-Naml [27]: 87, QS. Az-Zumar [39]: 68, dan QS. Yā Sīn [36]: 51?
2) Bagaimana relasi representamen, objek, dan interpretant dalam simbol tiupan
sangkakala menurut pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce? 3) Bagaimana
implikasi pemaknaan semiotik simbol tiupan sangkakala terhadap pemahaman
eskatologis?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan penafsiran simbol tiupan
sangkakala dalam ketiga ayat tersebut berdasarkan tafsir klasik dan modern; 2)
Menganalisis relasi representamen, objek, dan interpretant menggunakan
pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce; 3) Menjelaskan implikasi
pemaknaan semiotik terhadap pemahaman eskatologis dalam perspektif Al
Qur‘an.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi
dokumentasi dengan mengkaji ayat-ayat Al-Qur‘an serta penafsirannya dalam
Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir al-Munir. Teknik analisis data menggunakan model
Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan pendekatan semiotika
Charles Sanders Peirce yang menekankan relasi triadik antara representamen,
objek, dan interpretant.
Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa: 1) Penafsiran aṣ-ṣūr
menunjukkan makna yang beragam sesuai konteks ayat, yaitu sebagai fase
keterkejutan (QS. An-Naml), kematian dan kebangkitan (QS. Az-Zumar), serta
kebangkitan manusia (QS. Yā Sīn); 2) Dalam perspektif semiotika Charles
Sanders Peirce, simbol aṣ-ṣūr berfungsi sebagai representamen yang merujuk pada
objek berupa peristiwa eskatologis, seperti keterkejutan, kematian, dan
kebangkitan manusia, sedangkan interpretant yang dihasilkan menunjukkan
makna teologis tentang tahapan-tahapan kiamat dan peralihan kehidupan dunia
menuju akhirat; 3) Pemaknaan semiotik terhadap simbol aṣ-ṣūr menunjukkan
bahwa peristiwa kiamat berlangsung melalui tahapan keterkejutan, kematian, dan
kebangkitan, serta menjadi penanda peralihan dari kehidupan dunia menuju
kehidupan akhirat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Inay Saida Qolbi
Date Deposited: 05 Jun 2026 02:58
Last Modified: 05 Jun 2026 02:58
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54095

Actions (login required)

View Item View Item