Strategi Ketahanan Keluarga pada Pasangan dengan Disparitas Penghasilan (Istri Lebih Tinggi dari Suami): Studi pada Dua Keluarga di Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang

Yusuf Zakaria, Um Habiba Huda (2026) Strategi Ketahanan Keluarga pada Pasangan dengan Disparitas Penghasilan (Istri Lebih Tinggi dari Suami): Studi pada Dua Keluarga di Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Um Habiba Huda Yusuf Zakaria_221103030054.pdf

Download (16MB)

Abstract

Um Habiba Huda Y. Z, 2026: Strategi Ketahanan Keluarga pada Pasangan dengan Disparitas Penghasilan (Istri Lebih Tinggi dari Suami): Studi pada Dua Keluarga di Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang.
Kata Kunci: Disparitas Penghasilan, Ketahanan Keluarga, Penghasilan Istri Lebih Tinggi, Strategi Keluarga.
Adanya pergeseran tatanan sosial yang signifikan, terutama konsep kesetaraan gender yang semakin menguat, membuka kesempatan bagi perempuan untuk berkarir dan memiliki penghasilan. Hal tersebut memunculkan fenomena dalam dinamika keluarga, yaitu disparitas penghasilan (istri berpenghasilan lebih tinggi dari suami). Beberapa penelitian menunjukkan fenomena tersebut berdampak negatif terhadap ketahanan keluarga, namun faktanya peneliti menemukan dua keluarga yang dapat menghadapi disparitas penghasilan tersebut.
Tujuan penelitian dalam skripsi ini yaitu: 1) Untuk mengetahui upaya ketahanan keluarga pada dua pasangan tersebut berdasarkan dimensi ketahanan legalitas-struktur, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial-psikologis, dan ketahanan sosial-budaya; 2) untuk mengetahui upaya adaptasi dua keluarga tersebut berdasarkan sistem keyakinan, pola organisasi, proses komunikasi dan pemecahan masalah.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif fenomenologi. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian proses analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Kemudian menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu untuk memperoleh keabsahan data. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: 1) Upaya ketahanan keluarga berdasarkan 5 dimensi dalam pada keluarga Ibu Nia dan Ibu Istiqomah memiliki temuan yang berbeda dalam aspek ketahanan ekonomi. Kesamaan kedua keluarga tersebut yaitu ketahanan yang baik dalam aspek legalitalitas-struktur; ketahanan fisik melalui kesehatan fisik keluarga; ketahanan sosial-psikologi melalui prinsip antri kekerasan verbal dan non-verbal, waktu berkualitas kebersamaan keluarga, komunikasi terbuka, menghargai pasangan; ketahanan sosial-budaya melalui keeratan hubungan sosial dengan kerabat atau tetangga dan menjunjung tinggi nilai kebudayaan yaitu istri yang tetap taat terhadap suami meskipun penghasilan istri lebih tinggi; 2) Upaya adaptasi keluarga pada keluarga Ibu Nia dan Ibu Istiqomah memenuhi 3 indikator resiliensi keluarga menurut Froma Walsh, dimana kedua keluarga tersebut menunjukkan sistem keyakinan yang baik dari penerimaan dan pemaknaan positif mengenai disparitas penghasilan; fleksibilitas perannya juga ditunjukkan melalui kebersamaan keluarga untuk saling membantu mengerjakan tugas domestik berdasarkan waktu luangnya; proses komunikasi dan pemecahan masalahnya juga dilakukan dengan cara jujur terbuka (adanya keterbukaan emosi) serta prinsip musyawarah mufakat, artinya bahwa tidak ada dominasi salah satu pihak. Emotional regulation nya juga menerapkan sikap “diam” saat bertengkar untuk meredam emosi dan menghindari konflik semakin rumit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1702 Cognitive Sciences > 170299 Cognitive Sciences not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Um Habiba Huda Yusuf Zakaria
Date Deposited: 05 Jun 2026 05:32
Last Modified: 05 Jun 2026 05:32
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54144

Actions (login required)

View Item View Item