PEMBERIAN REWARD SEBAGAI RETENSI KARYAWAN DI UMKM BATIK KARTINI PUJER BARU KECAMATAN MAESAN KABUPATEN BONDOWOSO

Ikrom, Muhammad (2026) PEMBERIAN REWARD SEBAGAI RETENSI KARYAWAN DI UMKM BATIK KARTINI PUJER BARU KECAMATAN MAESAN KABUPATEN BONDOWOSO. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Shiddiq Jember.

[img] Text
Muhammad Ikrom_E20192181.pdf

Download (11MB)

Abstract

Muhammad Ikrom, Toton Fanshurna, 2026: Penerapan Sistem Reward
sebagai Upaya Retensi Karyawan di UMKM Batik Kartini Pujer Baru
Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso
Kata Kunci: Reward, Retensi Karyawan, UMKM, Batik Kartini, Kualitatif
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting sumber daya manusia
sebagai aset utama penentu keberlangsungan usaha, khususnya pada UMKM
Batik Kartini Pujer Baru. Berdasarkan observasi awal ditemukan permasalahan
tingginya tingkat pergantian karyawan yang mencapai rata-rata 41,1% per tahun,
angka ini jauh melampaui batas wajar usaha sejenis. Fenomena tersebut diduga
erat kaitannya dengan penerapan sistem reward yang masih bersifat sederhana,
belum terstruktur secara baku, dan lebih mengutamakan aspek finansial saja,
sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan dan harapan karyawan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan mekanisme
pemberian reward, menganalisis peran sistem reward dalam membangun retensi
karyawan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya di
lokasi penelitian.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung ke
lokasi usaha, wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari pemilik
usaha, kepala bagian produksi, dan karyawan yang telah bekerja minimal dua
tahun, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan mengacu pada model
Miles dan Huberman melalui tiga tahapan utama yaitu reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan teknik
triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghargaan yang diberikan ada
dua jenis: berupa gaji, tunjangan, dan bonus; serta berupa suasana kerja yang
akrab, pujian, kepercayaan, dan kenyamanan bekerja. Ternyata, penghargaan
dalam bentuk hubungan dan suasana kerja yang baik justru lebih berpengaruh
membuat karyawan betah dan ingin bertahan lama. Namun masih ada kendala
seperti keterbatasan dana, belum ada standar penilaian kerja, dan kurangnya
variasi jenis penghargaan.
Dapat disimpulkan bahwa pemberian penghargaan sangat berpengaruh
positif agar karyawan mau bertahan bekerja. Semakin seimbang dan sesuai
kebutuhan karyawan, semakin tinggi keinginan mereka untuk tetap bekerja.
Disarankan agar pimpinan menyusun sistem penghargaan yang lebih jelas dan
teratur, membuat standar penilaian kerja, serta menambah variasi penghargaan
agar karyawan semakin betah dan usaha dapat terus berjalan dengan baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140101 History of Economic Thought
14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140104 Microeconomic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Mr. Muhammad Ikrom
Date Deposited: 08 Jun 2026 01:20
Last Modified: 08 Jun 2026 01:20
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54182

Actions (login required)

View Item View Item