Putri, Imelda Amelia (2026) STRATEGI COPING PADA DEWASA AWAL DALAM MENGHADAPI PERNIKAHAN ULANG ORANG TUA : STUDI FENOMENOLOGI DI DESA GAMBIRONO, KECAMATAN BANGSALSARI, KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Imelda Amelia Putri_224103030005.pdf Download (3MB) |
Abstract
Imelda Amelia Putri, 2026 Strategi Coping Pada Dewasa Awal Dalam Menghadapi Pernikahan Ulang Orang Tua : Studi Fenomenologi Di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.
Kata kunci: Strategi coping, Dewasa Awal, Pernikahan ulang orang tua.
Pernikahan ulang orang tua merupakan salah satu perubahan struktur keluarga yang dapat menimbulkan dampak psikologis bagi anak, termasuk individu pada fase dewasa awal. Pada masa ini, individu sedang berada dalam tahap perkembangan menuju kemandirian, pembentukan identitas, serta kematangan hubungan sosial. Perubahan keluarga akibat pernikahan ulang orang tua dapat memunculkan tekanan emosional, perubahan relasi keluarga, dan tuntutan penyesuaian diri. Oleh karena itu, dewasa awal memerlukan strategi coping agar mampu menghadapi situasi tersebut secara adaptif.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: Bagaimana pengalaman subjektif dewasa awal dalam menghadapi pernikahan ulang orang tua dan bagaimana strategi coping yang digunakan dewasa awal dalam menghadapi pernikahan ulang orang tua di Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.
Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah: Mendeskripsikan pengalaman subjektif dewasa awal dalam menghadapi pernikahan ulang orang tua serta mengeksplorasi strategi coping yang digunakan dewasa awal dalam menghadapi pernikahan ulang orang tua di Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah enam orang dewasa awal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Selanjutnya, analisis data penelitian ini menggunakan analisis tematik, yaitu dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menafsirkan tema-tema yang muncul dari hasil wawancara. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber.
Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa: Pengalaman subjektif dewasa awal dalam menghadapi pernikahan ulang orang tua ditandai dengan munculnya respons emosional awal berupa kaget, sedih, kecewa, marah, bingung, hingga rasa lega. Selain itu, informan mengalami perubahan psikologis berupa kecanggungan, rasa kehilangan, perubahan kedekatan dengan orang tua kandung, serta kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan anggota keluarga baru. Strategi coping yang digunakan terdiri dari dua bentuk utama, yaitu problem-focused coping dan emotion-focused coping. Bentuk problem-focused coping meliputi planful problem solving, confrontive coping, dan seeking informational support. Adapun emotion-focused coping meliputi distancing, escape-avoidance, self-control, seeking emotional social support, dan positive reappraisal. Strategi yang paling dominan digunakan adalah membangun komunikasi, mencari dukungan sosial emosional, serta memaknai situasi secara lebih positif sehingga dewasa awal mampu menyesuaikan diri dan menerima perubahan keluarga secara bertahap.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170102 Developmental Psychology and Ageing |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Imelda Amelia Putri |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 01:35 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 01:35 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54194 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
